Suatu ketika dua orang sahabat melakukan perjalanan melintasi gurun pasir.
Dalam perjalanan mereka asik bercakap-cakap dalam terik matahari padang pasir,
dan karena teriknya sinar matahari membuat suhu udara begitu panas, dan percakapan mereka pun turut memanas, hingga terjadilah selisih pendapat dan perang mulut, dan akhirnya seorang teman itu menampar temannya yang lain.
Teman yang ditampar ini merasa terluka dan tanpa banyak bicara ia berjongkok dan menulis suatu kalimat diatas pasir yang berbunyi : " Hari ini Sahabat Sejatiku menampar aku".
Setelah itu mereka melanjutkan perjalanan dengan kesunyian.. sampai pada suatu ketika mereka tiba di OASIS..
dan karena panasnya mereka memutuskan untuk mandi di oasis tersebut. Ketika mereka hendak turun ke oasis itu, teman yang tadi ditampar ini terjebak dalam lumpur hidup, dan mulai tenggelam.
Teman yang tadi menamparnya berusaha menolongnya. . dan setelah kejadian tersebut dilewati mereka dan teman yang terluka ini selamat dari kematian.. segera ia menuju sebuah batu besar yang berada ditepi oasis itu dan mengukir kalimat yang berbunyi : " Hari ini Sahabat Sejatiku menyelamatkan hidupku.. ".
Melihat itu temannya berkata, " Sahabat mengapa ketika aku menampar kamu, kamu mencurahakan perasaan dengan menulis diatas pasir, tapi ketika aku menolongmu engkau mencurahkan perasaanmu dengan tulisan diatas batu?".
Temannya menjawab dia, "Ketika aku terluka oleh sahabatku aku menulis diatas pasir agar begitu datang angin pengampunan akan menghapusnya, dan ketika aku ditolong oleh Sahabatku kutulis diatas batu agar tak ada angin dari manapun yang dapat menghapusnya. "
No comments:
Post a Comment