Saat pertama manusia mulai terbentuk, bermula dari 1 sel bertambah banyak menjadi 2 - 4 - 8 - dan seterusnya. Sel sel itu semakin banyak dan tumbuh berbeda satu sama lain, beberapa membentuk jaringan saraf kompleks yang untaian panjangnya lebih daripada keliling bumi, beberapa membentuk pembuluh darah yang mulai dari diameter 5 cm sampai dengan ukuran micron, beberapa membentuk tulang-tulang penyangga tubuh yang kokoh, beberapa membentuk jaringan pencernaan, dan jaringan-jaringan lainnya.
Manusia berkata kejadian ini sesuai dengan logika.
Bukankah logika terbentuk dari jaringan-jaringan saraf itu ?
Bagaimana ia dapat menjelaskan darimana ia berasal dan menyatakannya ?
Bukankah ini malah tidak masuk akal?
Pandanglah benda-benda angkasa raya yang ada.
Bumi....Tatasurya....galaxy.....unigalaxy.....dll.
yang maha luas dan besar.
darimana asalnya massa di sana? Siapakah yang meletakkan materi ledakan pertama dalam bigbang?Jika massa berasal dari energi, darimana energi itu berasal?
Manusia berkata bahwa benda-benda angkasa itu beserta aturan geraknya sesuai logika
tetapi jawaban pertanyaan asal muasalnya, manusia berkata tidak sesuai logika.
sebenarnya logika itu apa? Kebiasaan? atau warisan turun-temurun dari orang yang mengajar kita?
Pandanglah sistem atomic-molekuler
Bagaimana manusia bisa mengatakan jika H bereaksi dengan F itu sesuai dengan logika.
jika dalam H2SO4 dicelup Pb dan PbO menghasilkan listrik itu sesuai logika.
jika H2O akan terbakar dalam gas Cl2 itu sesuai dengan logika.
Siapakah yang menetapkan aturan-aturannya ?
Siapakah yang meletakkan muatan listrik pada proton dan elektron?
Siapakah yang membuat keduanya tarik-menarik sehingga persenyawaan zat dapat terjadi
untuk kelangsungan alam semesta ini?
Jika fenomena yang tampak dari zat-zat itu sesuai logika bagaimana mungkin hakikat terjadinya tidak sesuai logika?Adakah yang mampu mencapai hakikat suatu benda dengan pikirannya?
Tuhan telah tahu sejak semula,Logika pengetahuan akan menjadi pedang bermata dua
Ia membuat manusia menjadi sombong dan tidak mengakui Penciptanya.
Itulah sebabnya Ia melarangnya sejak semula.
Berbahagialah kita yang masih dapat mengatakan :
"Terpujilah Tuhan, Agung dan luar biasa karyaMu Tuhan, Kusembah dan Kupuji TuhanKu yang Kuasa atas segala sesuatu." Amin....
Bagi teman-teman yang mau mengisi blog harap kirimkan artikel tersebut melalui email ke kmk_st_petrus@yahoo.com.
Peraturan dalam mengirim artikel:
1. Pada saat mengirim artikel harap cantumkan nama dan jurusan teman-teman, misal : marcel,informatika 2001
2. Harap dicantumkan juga pengarang asli artikel yang dikirim untuk menghormati hak cipta pembuat artikelnya.
Artikel yang dipasang di blog adalah artikel yang memenuhi kedua syarat diatas.Terima kasih.
Monday, September 22, 2008
Tuesday, September 16, 2008
Misha curhat..
temen2 kmk.. halo.. baru pertama ni nge-post.. hahahha...
perkenalan dulu deh bagi yaang belum kenal
aku anggota kmk 1thn yll, perhotelan petra, 2004, sekarang lagi magang di Belanda 1thn
ceritane gini, aku lagi pusing ni sama orang2 disini
mereka semua tidak mengenal Tuhan
mereka ngelakuin sex b4 married itu biasa buat mereka
bahkan temenku bilang, 22thn tapi masih virgin itu langka
prostitusi itu udah tidak sembunyi2 lagi tapi malah terang2an
kayanya sih hampir di tiap kota di belanda ada tempat yang namanya red light distrik (kalo di surabaya tu tempat mangkalnya doli2)
red light distric itu bentuknya kaya jalanan biasa yang kanan kirinya ada rumah gitu, tapi rumahnya itu banyak pintu kacanya.. lha dibalik pintu itu ada cewek2 cuma pake bikini.. kalo tamu mau ma mereka ya tinggal buka pintu itu, tawar menawar dulu baru masuk.. disini sangat open.. bahkan ada juga live show-nya.. jadi masuk gitu bayar 25eu(1eu=rp14500), ntar bisa liat orang lagi having sex dengan segala model dll dech..
ada juga yang tipenya itu bayarnya lebih murah tapi cuma 'nginceng' dari lubang kecil
wis pokoke gitu deh
soal red light distric, aku cuma mau ngegambarin keadaan disini.. betapa open-nya disini
tapi yang membuat aku bingung and pusing itu, aku hidup di sekitar mereka yang tidak mengenal Tuhan..
pernah baca di alkitab, kalo kita nggak ngasi tau mereka kalo mereka itu salah, berarti dosa mereka, kita yang tanggung khan? ayat ini bener2 mengusik aku.. tapi aku ndak tau mesti berbuat apa..
gereja disini juga sangat sedikit umatnya.. itupun juga orang2 tua aja.. yang mudda bisa diitung dengan jari..
pas aku tanya ma salah satu temenku yang orang sini, kenapa kok ndak percaya Tuhan? dia cuma njawab ndak bisa di logika..
tidak rasional and.. aku juga bingung musti jawab apa..
orang2 sini itu sangat ngandalin otak mereka.. juga ngandalin dirine mereka sendiri.. bahkan gereja dianggap terlalu "strict" buat mereka..
sex b4 married, mereka ndak mengenal Tuhan jadi buat mereka itu oke2 aja.. yang penting do it safely.. jadi ndak punya anak.. meskipun hamil mereka juga dengan santainya mengaborsi.. karena mereka pikir kalo hari2 awal2 itu masih belum ada kehidupan, jadi minum pil itu gak papa
temen2.. mohon tanggapane.. aku musti ngapain ini..
perkenalan dulu deh bagi yaang belum kenal
aku anggota kmk 1thn yll, perhotelan petra, 2004, sekarang lagi magang di Belanda 1thn
ceritane gini, aku lagi pusing ni sama orang2 disini
mereka semua tidak mengenal Tuhan
mereka ngelakuin sex b4 married itu biasa buat mereka
bahkan temenku bilang, 22thn tapi masih virgin itu langka
prostitusi itu udah tidak sembunyi2 lagi tapi malah terang2an
kayanya sih hampir di tiap kota di belanda ada tempat yang namanya red light distrik (kalo di surabaya tu tempat mangkalnya doli2)
red light distric itu bentuknya kaya jalanan biasa yang kanan kirinya ada rumah gitu, tapi rumahnya itu banyak pintu kacanya.. lha dibalik pintu itu ada cewek2 cuma pake bikini.. kalo tamu mau ma mereka ya tinggal buka pintu itu, tawar menawar dulu baru masuk.. disini sangat open.. bahkan ada juga live show-nya.. jadi masuk gitu bayar 25eu(1eu=rp14500), ntar bisa liat orang lagi having sex dengan segala model dll dech..
ada juga yang tipenya itu bayarnya lebih murah tapi cuma 'nginceng' dari lubang kecil
wis pokoke gitu deh
soal red light distric, aku cuma mau ngegambarin keadaan disini.. betapa open-nya disini
tapi yang membuat aku bingung and pusing itu, aku hidup di sekitar mereka yang tidak mengenal Tuhan..
pernah baca di alkitab, kalo kita nggak ngasi tau mereka kalo mereka itu salah, berarti dosa mereka, kita yang tanggung khan? ayat ini bener2 mengusik aku.. tapi aku ndak tau mesti berbuat apa..
gereja disini juga sangat sedikit umatnya.. itupun juga orang2 tua aja.. yang mudda bisa diitung dengan jari..
pas aku tanya ma salah satu temenku yang orang sini, kenapa kok ndak percaya Tuhan? dia cuma njawab ndak bisa di logika..
tidak rasional and.. aku juga bingung musti jawab apa..
orang2 sini itu sangat ngandalin otak mereka.. juga ngandalin dirine mereka sendiri.. bahkan gereja dianggap terlalu "strict" buat mereka..
sex b4 married, mereka ndak mengenal Tuhan jadi buat mereka itu oke2 aja.. yang penting do it safely.. jadi ndak punya anak.. meskipun hamil mereka juga dengan santainya mengaborsi.. karena mereka pikir kalo hari2 awal2 itu masih belum ada kehidupan, jadi minum pil itu gak papa
temen2.. mohon tanggapane.. aku musti ngapain ini..
Friday, September 12, 2008
Jadilah seperti air
Ada 2 benda yang bersahabat karib
yaitu besi dan air.
Besi seringkali berbangga akan dirinya sendiri.
Ia sering menyombong kepada sahabatnya :
"Lihat ini aku, kuat dan keras. Aku tidak seperti kamu yang lemah dan lunak"
Air hanya diam saja mendengar tingkah sahabatnya.
Suatu hari besi menantang air berlomba untuk menembus suatu gua dan mengatasi segala rintangan yang ada di sana.
Aturannya : " Barang siapa dapat melewati gua itu dengan selamat maka ia dinyatakan menang"
Besi dan airpun mulai berlomba :
Rintangan pertama mereka ialah mereka harus melalui penjaga gua itu yaitu batu-batu yang keras dan tajam. Besi mulai menunjukkan kekuatannya, Ia menabrakkan dirinya ke batu-batuan itu.Tetapi karena kekerasannya batu-batuan itu mulai runtuh menyerangnya dan besipun banyak terluka di sana sini karena melawan batu-batuan itu.
Air melakukan tugasnya ia menetes sedikit demi sedikit untuk melawan bebatuan itu, ia lembut mengikis bebatuan itu sehingga bebatuan lainnya tidak terganggu dan tidak menyadarinya, ia hanya melubangi seperlunya saja untuk lewat tetapi tidak merusak lainnya.
Score air dan besi 1 : 0 untuk rintangan ini.
Rintangan kedua mereka ialah mereka harus melalui berbagai celah sempit untuk tiba di dasar gua. Besi merasakan kekuatannya, ia mengubah dirinya menjadi mata bor yang kuat dan ia mulai berputar untuk menembus celah-celah itu. Tetapi celah-celah itu ternyata cukup sulit untuk ditembus, semakin keras ia berputar memang celah itu semakin hancur tetapi iapun juga semakin terluka.
Air dengan santainya merubah dirinya mengikuti bentuk celah-celah itu. Ia mengalir santai dan karena bentuknya yang bisa berubah ia bisa dengan leluasa tanpa terluka mengalir melalui celah-celah itu dan tiba dengan cepat didasar gua.
Score air dan besi 2 : 0
Rintangan ketiga ialah mereka harus dapat melewati suatu lembah dan tiba di luar gua
besi kesulitan mengatasi rintangan ini, ia tidak tahu harus berbuat apa, akhirnya ia berkata kepada air : "Score kita 2 : 0, aku akan mengakui kehebatanmu jika engkau dapat melalui rintangan terakhir ini !"
Airpun segera menggenang ia pun kesulitan sebenarnya,tetapi kemudian ia membiarkan sang matahari membantunya untuk menguap. Ia terbang dengan ringan menjadi awan, kemudian ia meminta bantuan angin untuk meniupnya kesebarang dan mengembunkannya. Maka air turun sebagai hujan.
Air menang telak atas besi dengan score 3 : 0
RENUNGAN SINGKAT :
Jadikanlah hidupmu seperti air
Ia dapat memperoleh sesuatu dengan kelembutannya tanpa merusak dan mengacaukan
karena dengan sedikit demi sedikit ia bergerak tetapi ia dapat menembus bebatuan yang keras.
Ingat hati seseorang hanya dapat dibuka dengan kelembutan dan kasih bukan dengan paksaan dan kekerasan. Kekerasan hanya menimbulkan dendam dan paksaan hanya menimbulkan keinginan untuk membela diri, tetapi kelembutan membuka suara hati.
Air selalu merubah bentuknya sesuai dengan lingkungannya, ia flexibel dan tidak ingin kekerasan tetapi dengan sifatnya itu ia dapat diterima oleh lingkungannya dan dapat dengan mudah melalui halangan-halangan yang ada. Ia tetap mengalir meskipun melalui celah terkecil sekalipun dan ia tidak merusak dan mengacaukan.
Dan sekalipun air mengalami suatu kemustahilan untuk mengatasi masalahnya,
padanya masih dikaruniakan kemampuan untuk merubah diri menjadi uap dan mengatasi
permasalahannya itu. (Inilah Mujizat )
Belive itu friend.....!!!!
yaitu besi dan air.
Besi seringkali berbangga akan dirinya sendiri.
Ia sering menyombong kepada sahabatnya :
"Lihat ini aku, kuat dan keras. Aku tidak seperti kamu yang lemah dan lunak"
Air hanya diam saja mendengar tingkah sahabatnya.
Suatu hari besi menantang air berlomba untuk menembus suatu gua dan mengatasi segala rintangan yang ada di sana.
Aturannya : " Barang siapa dapat melewati gua itu dengan selamat maka ia dinyatakan menang"
Besi dan airpun mulai berlomba :
Rintangan pertama mereka ialah mereka harus melalui penjaga gua itu yaitu batu-batu yang keras dan tajam. Besi mulai menunjukkan kekuatannya, Ia menabrakkan dirinya ke batu-batuan itu.Tetapi karena kekerasannya batu-batuan itu mulai runtuh menyerangnya dan besipun banyak terluka di sana sini karena melawan batu-batuan itu.
Air melakukan tugasnya ia menetes sedikit demi sedikit untuk melawan bebatuan itu, ia lembut mengikis bebatuan itu sehingga bebatuan lainnya tidak terganggu dan tidak menyadarinya, ia hanya melubangi seperlunya saja untuk lewat tetapi tidak merusak lainnya.
Score air dan besi 1 : 0 untuk rintangan ini.
Rintangan kedua mereka ialah mereka harus melalui berbagai celah sempit untuk tiba di dasar gua. Besi merasakan kekuatannya, ia mengubah dirinya menjadi mata bor yang kuat dan ia mulai berputar untuk menembus celah-celah itu. Tetapi celah-celah itu ternyata cukup sulit untuk ditembus, semakin keras ia berputar memang celah itu semakin hancur tetapi iapun juga semakin terluka.
Air dengan santainya merubah dirinya mengikuti bentuk celah-celah itu. Ia mengalir santai dan karena bentuknya yang bisa berubah ia bisa dengan leluasa tanpa terluka mengalir melalui celah-celah itu dan tiba dengan cepat didasar gua.
Score air dan besi 2 : 0
Rintangan ketiga ialah mereka harus dapat melewati suatu lembah dan tiba di luar gua
besi kesulitan mengatasi rintangan ini, ia tidak tahu harus berbuat apa, akhirnya ia berkata kepada air : "Score kita 2 : 0, aku akan mengakui kehebatanmu jika engkau dapat melalui rintangan terakhir ini !"
Airpun segera menggenang ia pun kesulitan sebenarnya,tetapi kemudian ia membiarkan sang matahari membantunya untuk menguap. Ia terbang dengan ringan menjadi awan, kemudian ia meminta bantuan angin untuk meniupnya kesebarang dan mengembunkannya. Maka air turun sebagai hujan.
Air menang telak atas besi dengan score 3 : 0
RENUNGAN SINGKAT :
Jadikanlah hidupmu seperti air
Ia dapat memperoleh sesuatu dengan kelembutannya tanpa merusak dan mengacaukan
karena dengan sedikit demi sedikit ia bergerak tetapi ia dapat menembus bebatuan yang keras.
Ingat hati seseorang hanya dapat dibuka dengan kelembutan dan kasih bukan dengan paksaan dan kekerasan. Kekerasan hanya menimbulkan dendam dan paksaan hanya menimbulkan keinginan untuk membela diri, tetapi kelembutan membuka suara hati.
Air selalu merubah bentuknya sesuai dengan lingkungannya, ia flexibel dan tidak ingin kekerasan tetapi dengan sifatnya itu ia dapat diterima oleh lingkungannya dan dapat dengan mudah melalui halangan-halangan yang ada. Ia tetap mengalir meskipun melalui celah terkecil sekalipun dan ia tidak merusak dan mengacaukan.
Dan sekalipun air mengalami suatu kemustahilan untuk mengatasi masalahnya,
padanya masih dikaruniakan kemampuan untuk merubah diri menjadi uap dan mengatasi
permasalahannya itu. (Inilah Mujizat )
Belive itu friend.....!!!!
Lanjutan kisah 2 karyawan
Suatu hari sang bos datang dari luar negeri, ia memanggil
2 orang karyawannya dan meminta pertanggung-jawaban dari mereka.
Karyawan pertama datang, ia menjabat tangan sang bos dan berkata:
"Terima kasih bos, anda memberi saya banyak sekali lebih dari yang saya
butuhkan ." Sang bos kemudian memeriksa kerja karyawan itu dan berkata
"Bagus, kamu memang setia pada perusahaan, kamu akan aku beri kenaikan jabatan"
Karyawan kedua muram mukanya, ia mencaci sang bos:
" Bos , anda itu jadi bos tetapi tidak berlaku sesuai dengan janjimu,
kamu ngomong kalo kamu mau memenuhi permintaanku, mana..mana itu janjimu
ini perusahaanmu, urus saja sendiri, aku tidak mau disini lagi"
Sang bos berkata :"Tanya saja dengan temanmu itu, apakah aku memenuhi janjiku atau tidak?"
Karyawan pertama berkata :
"Kamu kalo email lihat juga donk mail boxmu, jangan asal kirim aja...
Bos memberi aku banyak petunjuk untuk menjalankan beberapa tugas yang
menghasilkan keuntungan lebih-lebih....dan dia berbaik hati memberikan keuntungan
itu kepadaku. " Karyawan kedua hanya melongo....
Sang bos berkata lagi : "Aku telah membuat kesepakatan dengan kalian, kalau kerja kalian baik, aku akan memberikan upah yang besar tetapi jika sebaliknya aku akan menghukum kalian,
karena itu kamu yang tidak bekerja dengan baik, jabatan kamu aku ambil dan aku serahkan kepada temanmu. Pergilah dari perusahaan ini sesuai dengan katamu...."
2 orang karyawannya dan meminta pertanggung-jawaban dari mereka.
Karyawan pertama datang, ia menjabat tangan sang bos dan berkata:
"Terima kasih bos, anda memberi saya banyak sekali lebih dari yang saya
butuhkan ." Sang bos kemudian memeriksa kerja karyawan itu dan berkata
"Bagus, kamu memang setia pada perusahaan, kamu akan aku beri kenaikan jabatan"
Karyawan kedua muram mukanya, ia mencaci sang bos:
" Bos , anda itu jadi bos tetapi tidak berlaku sesuai dengan janjimu,
kamu ngomong kalo kamu mau memenuhi permintaanku, mana..mana itu janjimu
ini perusahaanmu, urus saja sendiri, aku tidak mau disini lagi"
Sang bos berkata :"Tanya saja dengan temanmu itu, apakah aku memenuhi janjiku atau tidak?"
Karyawan pertama berkata :
"Kamu kalo email lihat juga donk mail boxmu, jangan asal kirim aja...
Bos memberi aku banyak petunjuk untuk menjalankan beberapa tugas yang
menghasilkan keuntungan lebih-lebih....dan dia berbaik hati memberikan keuntungan
itu kepadaku. " Karyawan kedua hanya melongo....
Sang bos berkata lagi : "Aku telah membuat kesepakatan dengan kalian, kalau kerja kalian baik, aku akan memberikan upah yang besar tetapi jika sebaliknya aku akan menghukum kalian,
karena itu kamu yang tidak bekerja dengan baik, jabatan kamu aku ambil dan aku serahkan kepada temanmu. Pergilah dari perusahaan ini sesuai dengan katamu...."
Thursday, September 11, 2008
Primat St Petrus
oleh: P. William P. Saunders *

Seorang teman Protestan dan saya berdebat mengenai apakah Yesus sesungguhnya menjadikan Petrus sebagai paus pertama. Saya mengutip Matius 16, tetapi teman saya mempunyai tafsiran lain atas ayat tersebut. Bagaimana pendapat anda?
~ seorang pembaca di Falls Church
Dalam tradisi Katolik, dasar jabatan paus sungguh kita temukan terutama dalam Matius 16:13-20. Di sana dikisahkan Yesus bertanya, “Kata orang, siapakah Anak Manusia itu?” Para rasul menjawab, “Ada yang mengatakan: Yohanes Pembaptis, ada juga yang mengatakan: Elia dan ada pula yang mengatakan: Yeremia atau salah seorang dari para nabi.” Lalu Yesus bertanya kepada mereka: “Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?”
St Petrus, yang waktu itu masih dikenal sebagai Simon, menjawab, “Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!” Kristus tahu bahwa jawaban ini berasal dari Allah, “Bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan Bapa-Ku yang di sorga.”
Karena jawabnya ini, Kristus berkata kepada Petrus, pertama, “Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.” Perubahan nama itu sendiri, dari Simon menjadi Petrus, menyatakan bahwa rasul tersebut dipanggil untuk suatu peran kepemimpinan yang istimewa; ingat bagaimana nama Abram diubah menjadi Abraham, atau Yakub menjadi Israel, ataupun Saulus menjadi Paulus, ketika masing-masing dari mereka dipanggil untuk mengemban suatu peran kepemimpinan yang istimewa di antara umat Allah.
Kata “batu karang” juga mengandung makna istimewa. Di satu pihak, “batu karang” merupakan ungkapan bangsa Semit (termasuk di dalamnya adalah bangsa Yahudi dan Arab) untuk menunjukkan dasar yang kokoh di mana suatu komunitas akan dibangun. Sebagai contoh, Abraham dianggap sebagai “batu karang” sebab ia adalah bapa bangsa Yahudi (dan kita juga menganggapnya sebagai bapa dalam iman) dan dengan siapa Allah mengadakan perjanjian-Nya.
Di lain pihak, tak seorang pun kecuali Allah disebut secara istimewa sebagai “batu karang”, juga nama itu tak pernah layak dikenakan kepada siapa pun kecuali kepada Tuhan. Sebagai contoh, dalam Mazmur 62, kita berdoa, “Hanya dekat Allah saja aku tenang, dari pada-Nyalah keselamatanku. Hanya Dialah gunung batuku dan keselamatanku.” Memberi nama “batu karang” kepada Petrus menyatakan bahwa Kristus mempercayakan kepadanya suatu wewenang istimewa, suatu wewenang yang ambil bagian dalam DiriNya dan mewakili DiriNya Sendiri.
Sebagian pihak yang anti-paus berusaha mempermainkan kata-kata mempergunakan teks Injil asli berbahasa Yunani, di mana kata jantan untuk batu karang adalah “petros,” berarti “sebongkah batu karang kecil yang dapat dipindahkan,” menunjuk pada Petrus. Sementara kata betinanya adalah “petra,” berarti “sebuah batu karang besar yang tak dapat dipindahkan,” menunjuk pada pondasi Gereja. Namun demikian, dalam bahasa Aram, bahasa yang dipergunakan Yesus dan yang diyakini sebagai bahasa asli Injil Matius, kata “kepha”, artinya “batu karang”, dipergunakan bagi keduanya tanpa pembedaan gender ataupun perbedaan arti. Masalah gender muncul ketika menterjemahkan teks dari bahasa Aram ke bahasa Yunani dan menggunakan bentuk yang tepat untuk mengubah kata jantan Petrus atau kata betina Gereja.
“Alam maut” juga merupakan suatu ungkapan Semit yang menarik. Di sini, ungkapan ini menunjuk pada kekuatan-kekuatan yang melawan apa yang didirikan Kristus, yaitu Gereja. Yesus menempatkan St Petrus dan jabatannya begitu dekat dengan DiriNya Sendiri hingga ia menjadi suatu kekuatan yang kelihatan untuk melindungi Gereja dan menghalau kekuatan setan.
Kedua, Yesus mengatakan, “Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga.” Dalam Perjanjian Lama, orang “nomor dua” dalam kerajaan selalu diserahi kunci. Dalam Yesaya 22:19-22 kita dapati kisah tentang Elyakim, kepala istana Raja Hizkia (2 Raja-raja 18:17 dst), kepada siapa diserahkan kunci rumah Daud. Sebagai tanda jabatannya, ia yang memegang kunci mewakili raja, bertindak dengan wewenangnya, dan harus berbuat sesuai kehendak raja.
Di samping itu, dalam Perjanjian Baru, dalam Kitab Wahyu, Yesus memegang kunci Surga, Neraka dan Api Penyucian, “Yang Kudus, Yang Benar, yang memegang kunci Daud; apabila Ia membuka, tidak ada yang dapat menutup; apabila Ia menutup, tidak ada yang dapat membuka…” (Wahyu 3:7) dan “Aku adalah Yang Awal dan Yang Akhir, dan Yang Hidup. Aku telah mati, namun lihatlah, Aku hidup, sampai selama-lamanya dan Aku memegang segala kunci maut dan kerajaan maut” (Wahyu 1:17-18). St Petrus ambil bagian dalam wewenang yang menembus hingga ke dunia baka.
Terakhir, Yesus mengatakan, “Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga.” Ini adalah istilah rabbinic. Seorang rabbi dapat mengikat, memaklumkan suatu perbuatan sebagai terlarang atau menjatuhkan hukuman ekskomunikasi kepada seorang karena suatu dosa berat; atau, seorang rabbi dapat melepaskan, memaklumkan suatu perbuatan sebagai diperkenankan atau memulihkan seorang pendosa yang dikenai ekskomunikasi ke dalam komunitas. Di sini, Yesus mempercayakan suatu wewenang istimewa kepada St Petrus untuk melestarikan, menafsirkan serta mengajarkan kebenaran-Nya.
Wewenang ini dipertegas setelah kebangkitan, ketika Yesus menampakkan diri kepada para rasul di Danau Tiberias (atau Galilea) (bdk. Yoh 21:1-19). Di hadapan para rasul yang lain, Yesus bertanya tiga kali kepada St Petrus, “Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?” yang dijawab St Petrus dengan, “Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau.” Dan setelah setiap jawaban St Petrus, Yesus berkata kepadanya, “Gembalakanlah domba-domba-Ku.” Di sini, Kristus menegaskan peran St Petrus sebagai pemimpin gembala Gereja. Di akhir perikop, Kristus menyatakan bagaimana St. Petrus akan wafat, dan lalu berkata kepada St Petrus, “Ikutlah Aku.”
Sebab itu, St Petrus dan masing-masing penerusnya mewakili Kristus di dunia ini sebagai Vicar Kristus dan memimpin kawanan umat beriman Gereja menuju Kerajaan Surga. Pemahaman atas Matius 16 dan Yohanes 21 ini tak tersangkal hingga para pemimpin Protestan ingin mensahkan penolakan mereka terhadap wewenang paus dan jabatan paus. Bahkan Gereja-gereja Orthodox mengakui paus sebagai penerus St Petrus; tetapi, mereka tidak mengakui primat yurisdiksinya atas Gereja semesta, melainkan hanya menganugerahinya kedudukan sebagai “yang tertinggi di antara yang sederajat.”
Lebih lanjut, peran St Petrus dalam Perjanjian Baru meneguhkan keyakinan Katolik mengenai kepausan dan apa yang dikatakan Yesus dalam Matius 16. Petrus menduduki posisi utama di antara para rasul. Petrus selalu disebutkan pertama kali (Mat 10:1-4; Mrk 3:16-19; Luk 6:14-16; Kis 1:13) dan terkadang sebagai satu-satunya yang disebutkan (Luk 9:32). Ia berbicara atas nama para rasul (Mat 18:21; Mrk 8:28; Luk 12:41; Yoh 6:69). Apabila Kristus memilih tiga orang dari para rasul-Nya untuk peristiwa-peristiwa khusus, seperti Trasfigurasi, Petrus selalu dalam urutan pertama. Kristus memilih perahu St Petrus sebagai tempat di mana Ia mengajar. Pada hari Pentakosta, St Petrus yang berkhotbah di hadapan orang banyak dan memaklumkan misi Gereja (Kis 2:14-40). Dialah yang pertama kali mengadakan mukjizat penyembuhan (Kis 3:6-7). St Petrus juga yang menerima wahyu bahwa kaum kafir harus dibaptis (Kis 10:9-48) dan berada di pihak St Paulus menentang perlunya sunat (Kis 15). Di akhir hidupnya, St Petrus disalibkan, tetapi, dalam kerendahan hatinya, ia minta agar disalibkan terbalik, dengan kepala di bawah.
Sebagai orang Katolik kita percaya bahwa wewenang yang diberikan kepada St Petrus tidak berakhir dengan berakhirnya hidup St Petrus, melainkan diwariskan kepada para penerusnya. Tulisan-tulisan kuno menegaskan keyakinan ini. St Ireneus (wafat thn 202) dalam “Adversus haereses” menggambarkan bagaimana Gereja di Roma dibangun oleh St Petrus dan St Paulus, menelusuri suksesi jabatan dari St Petrus kepada Linus, Kletus (disebut juga Anakletus) dan seterusnya hingga keduabelas penerus sampai ke jamannya, Paus Eleutherius. Tertulianus (wafat thn 250) dalam “De praescriptione haereticorum” menegaskan gagasan yang sama, begitu pula Origen (wafat thn 254) dalam “Komentar-komentar mengenai Yohanes, St. Siprianus dari Kartago (wafat thn 258)” dalam “Persatuan Gereja Katolik”, dan masih banyak yang lainnya.
Wewenang kepausan menjadi semakin besar setelah disahkannya kekristenan, teristimewa setelah jatuhnya Kekaisaran Romawi dan timbulnya kekacauan politik. Gereja kita boleh berbangga atas garis tak terpatahkan suksesi St Petrus yang adalah Vicar Kristus. Patutlah kita senantiasa ingat bahwa salah satu gelar resmi paus, pertama kali dikenakan oleh Paus Gregorius Agung (wafat tahun 604) adalah “hamba dari para hamba Tuhan.” Sementara kita merenungkan jawaban di atas, baiklah kita kenangkan Bapa Suci kita, Paus Benediktus XVI, dan berdoa bagi ujud-ujudnya.
* Fr. Saunders is pastor of Our Lady of Hope Parish in Potomac Falls and dean of the Notre Dame Graduate School of Christendom College.
sumber : “Straight Answers: Peter's Primacy” by Fr. William P. Saunders; Arlington Catholic Herald, Inc; Copyright ©2005 Arlington Catholic Herald. All rights reserved; www.catholicherald.com
Diperkenankan mengutip / menyebarluaskan artikel di atas dengan mencantumkan: “diterjemahkan oleh YESAYA: www.indocell.net/yesaya atas ijin The Arlington Catholic Herald.”
Tuesday, September 9, 2008
Kamus Komik Katolik
AMIN:
Satu-satunya bagian dari sebuah doa yang dapat dimengerti
semua orang.
WARTA PAROKI:
1. Informasi tentang paroki, dibaca hanya pada saat homili.
2. Kipas Katolik.
3. Nota dari gereja sebagai tanda bahwa umat sudah menghadiri Misa.
KOOR:
Sekelompok orang yang dengan nyanyiannya mempersilakan semua umat lainnya tutup mulut.
AIR SUCI:
Suatu cairan yang rumus kimianya adalah H2OLY.
MAZMUR:
Nyanyian pujian, biasanya dinyanyikan 3 oktaf lebih tinggi dari yang dapat dinyanyikan umat.
LAGU PENUTUP:
Nyanyian pada akhir Misa, biasa dinyanyikan sedikit lebih santai karena sebagian besar umat sudah meninggalkan tempat.
DUPA:
Asap Kudus!
S V D:
Suatu ordo para imam yang terkenal karena kemampuan mereka menemukan perguruan-perguruan tinggi dengan tim sepakbola yang hebat.
YUNUS:
Cerita "Jaws" yang asli.
KEADILAN:
Ketika anak-anak mempunyai anak-anak mereka sendiri.
PARA MAJUS:
Trio yang paling tersohor dalam me-'ninabobo'-kan bayi.
PALUNGAN:
1. Tempat di mana Maria melahirkan Yesus karena Yosef tidak punya jamsostek.
2. Cara biblis untuk menunjukkan bahwa perjalanan selama liburan selalu mendatangkan kesulitan.
TEMPAT BERLUTUT:
Suatu alat penyiksa dari abad pertengahan yang masih dipergunakan dalam gereja-gereja Katolik.
PERARAKAN MASUK:
Formasi upacara di awal Misa, terdiri dari para pelayan altar, imam dan umat terlambat datang yang mencari tempat duduk.
PERARAKAN KELUAR:
Perarakan upacara di akhir Misa - didahului oleh umat yang saling berlomba menuju tempat parkir.
RELIQUI:
Orang-orang yang telah pergi ke Misa demikian lama, sehingga mereka benar-benar tahu saatnya untuk duduk, berlutut serta berdiri.
SEPULUH PERINTAH ALLAH:
Top Ten list yang paling penting.
TATIB:
Satu-satunya kelompok petugas gereja yang tidak mengerti kapasitas bangku gereja.
sumber : Catholic Kids Newsletter, Fr Richard Lonsdale; Catholic1 Publishing Company; www.catholic1.com
“diterjemahkan oleh YESAYA: www.indocell.net/yesaya atas ijin Fr. Richard Lonsdale.”
Satu-satunya bagian dari sebuah doa yang dapat dimengerti
semua orang.
WARTA PAROKI:
1. Informasi tentang paroki, dibaca hanya pada saat homili.
2. Kipas Katolik.
3. Nota dari gereja sebagai tanda bahwa umat sudah menghadiri Misa.
KOOR:
Sekelompok orang yang dengan nyanyiannya mempersilakan semua umat lainnya tutup mulut.
AIR SUCI:
Suatu cairan yang rumus kimianya adalah H2OLY.
MAZMUR:
Nyanyian pujian, biasanya dinyanyikan 3 oktaf lebih tinggi dari yang dapat dinyanyikan umat.
LAGU PENUTUP:
Nyanyian pada akhir Misa, biasa dinyanyikan sedikit lebih santai karena sebagian besar umat sudah meninggalkan tempat.
DUPA:
Asap Kudus!
S V D:
Suatu ordo para imam yang terkenal karena kemampuan mereka menemukan perguruan-perguruan tinggi dengan tim sepakbola yang hebat.
YUNUS:
Cerita "Jaws" yang asli.
KEADILAN:
Ketika anak-anak mempunyai anak-anak mereka sendiri.
PARA MAJUS:
Trio yang paling tersohor dalam me-'ninabobo'-kan bayi.
PALUNGAN:
1. Tempat di mana Maria melahirkan Yesus karena Yosef tidak punya jamsostek.
2. Cara biblis untuk menunjukkan bahwa perjalanan selama liburan selalu mendatangkan kesulitan.
TEMPAT BERLUTUT:
Suatu alat penyiksa dari abad pertengahan yang masih dipergunakan dalam gereja-gereja Katolik.
PERARAKAN MASUK:
Formasi upacara di awal Misa, terdiri dari para pelayan altar, imam dan umat terlambat datang yang mencari tempat duduk.
PERARAKAN KELUAR:
Perarakan upacara di akhir Misa - didahului oleh umat yang saling berlomba menuju tempat parkir.
RELIQUI:
Orang-orang yang telah pergi ke Misa demikian lama, sehingga mereka benar-benar tahu saatnya untuk duduk, berlutut serta berdiri.
SEPULUH PERINTAH ALLAH:
Top Ten list yang paling penting.
TATIB:
Satu-satunya kelompok petugas gereja yang tidak mengerti kapasitas bangku gereja.
sumber : Catholic Kids Newsletter, Fr Richard Lonsdale; Catholic1 Publishing Company; www.catholic1.com
“diterjemahkan oleh YESAYA: www.indocell.net/yesaya atas ijin Fr. Richard Lonsdale.”
Doa Malam ... diinterupsi oleh Tuhan
Bapa di surga …Ya?
Jangan menyela. Aku sedang berdoa.
Tapi kamu memanggil-Ku.
Memanggil-Mu? Aku tidak memanggil-Mu. Aku sedang berdoa.
Bapa di surga….
Nah, ya'kan, kamu melakukannya lagi.
Melakukan apa?
Memanggil-Ku. Kamu bilang, “Bapa di surga.” Aku di sini. Apa yang ada dalam benakmu?
Lho, aku tidak bermaksud apa-apa, kok. Aku ini'kan cuma sekedar mengucapkan doa malamku. Aku selalu berdoa sebelum tidur. Itu merupakan kewajibanku.
Oh, baiklah. Teruskan.
Aku mengucap syukur atas segala berkat-Mu…..
Sebentar. Berapa besar rasa syukurmu?
Apa?
Berapa besar rasa syukurmu atas segala berkat-Ku?
Aku…yah…aku tidak tahu. Aku tidak peduli. Bukankah itu memang bagian dari doa? Begitulah mereka mengajarku berdoa.
Oh, baiklah. Teruskan…
Teruskan?
Ya, teruskan doamu.
Oh, ya. Berkatilah mereka yang sakit, yang miskin dan yang menderita …
Apakah kamu bersungguh-sungguh?
Ya, tentu saja.
Apa yang telah kamu lakukan untuk itu?
Lakukan? Siapa, aku? Tidak ada, kurasa. Aku hanya berpikir bahwa semua akan menjadi baik jika Engkau yang berkuasa atas segala sesuatu di sini seperti Engkau berkuasa di atas sana, jadi manusia tidak perlu lagi menderita.
Apakah Aku berkuasa atasmu?
Hmmm, aku pergi ke gereja, aku memberi kolekte, aku tidak…
Bukan itu yang Aku minta. Bagaimana dengan tingkah lakumu? Teman-temanmu dan juga keluargamu menderita karena ulahmu. Juga caramu memboroskan uang…semuanya hanya untuk kepentingan dirimu sendiri saja. Dan bagaimana dengan buku-buku yang kamu baca?
Berhentilah mencelaku. Aku ini sama baiknya dengan orang-orang lain yang pergi ke gereja setiap hari Minggu.
Ah, maaf. Aku pikir engkau meminta-Ku untuk memberkati mereka yang berkekurangan. Agar hal itu terjadi, Aku perlu bantuan dari mereka yang memintanya……seperti kamu misalnya.
Tolong, Bapa. Aku perlu menyelesaikan doaku. Ini sudah jauh lebih lama dari biasanya.
Berkatilah para misionarismu agar mereka dapat menolong orang-orang yang menderita.
Maksudmu orang-orang seperti Dion?
Dion?
Ya, anak yang tinggal di ujung jalan itu.
Dion … tapi dia itu suka merokok dan mabuk-mabukan, dan tidak pernah pergi ke gereja.
Pernahkah kamu melihat ke dalam hatinya?
Tentu saja tidak. Bagaimana mungkin…
Aku melihatnya. Hatinya adalah salah satu dari hati yang paling pedih dan menderita.
Baiklah, kiranya Engkau mengutus misionaris-Mu ke sana, ya Tuhan.
Bukankah kamu yang harus menjadi misionaris-Ku, utusan-Ku? Aku rasa Aku telah menyatakannya dengan amat jelas dalam setiap Misa.
Hei, sebentar. Apa-apaan ini. Apakah ini hari “Pengkritikan-ku"? Aku ini sedang melakukan kewajibanku, melaksanakan perintah-Mu untuk berdoa. Dan tiba-tiba saja Engkau menyerobot masuk dan mulai membeberkan semua kesalahanku.
Ah, kamu memanggil-Ku. Jadi, Aku di sini. Teruskan doamu. Aku tertarik dengan bagian selanjutnya. Kamu belum mengubah susunan doamu'kan? Ayo...
Aku tidak mau.
Kenapa tidak mau?
Aku tahu apa yang akan Engkau katakan.
Ayo, coba dan lihatlah.
Ampunilah segala dosaku … dan bantulah aku untuk mengampuni sesamaku.
Bagaimana dengan Billy?
Nah, betul'kan. Sudah kuduga. Aku tahu Engkau akan mengungkit-ungkit masalah itu. Dengar Tuhan, ia berbohong tentang aku sehingga aku dikucilkan. Semua temanku menyangka bahwa aku ini seorang pembohong besar, padahal aku tidak melakukan apa-apa. Lihat saja, akan kubalas dia!
Tetapi, doamu? Bagaimana dengan doamu?
Aku tidak bersungguh-sungguh.
Baiklah, setidak-tidaknya kamu berkata jujur. Aku pikir kamu memang senang membawa dendammu itu kemana-mana, ya'kan?
Tidak, aku tidak suka. Tetapi aku akan segera merasa puas begitu dendamku itu terbalaskan.
Kamu mau tahu suatu rahasia?
Rahasia apa?
Kamu tidak akan merasa puas, malahan akan semakin parah. Dengarkan Aku, kamu mengampuni Billy dan Aku akan mengampunimu.
Tapi Tuhan, aku tidak dapat mengampuni Billy.
Kalau begitu, Aku juga tidak dapat mengampunimu.
Sungguh, apa pun yang terjadi?
Sungguh, apa pun yang terjadi.
Ah, kamu belum selesai dengan doamu. Teruskanlah.
Oh, ya …bantulah aku untuk menguasai diriku dan jauhkanlah aku dari pencobaan.
Bagus, bagus. Aku akan melakukannya. Tetapi kamu sendiri, jauhilah tempat-tempat di mana kamu dapat dengan mudah dicobai.
Apa maksud-Mu, Tuhan?
Berhentilah berkeliaran di rak-rak majalah dan menghabiskan waktumu di sana. Sebagian dari yang ditawarkan di sana, cepat atau lambat akan mempengaruhimu. Tiba-tiba saja kamu akan sudah terjerumus dalam hal-hal yang mengerikan … dan jika itu terjadi, jangan memperalat-Ku sebagai pintu keluar darurat.
Pintu keluar darurat? Aku tidak mengerti.
Tentu kamu mengerti. Kamu telah melakukannya berulang kali… kamu terjerumus dalam situasi gawat, kemudian kamu datang kepada-Ku. “Tuhan, bantulah aku untuk keluar dari masalah ini dan aku berjanji tidak akan melakukannya lagi.” Sungguh mengherankan, kekhusukan dan kesungguhan doamu meningkat drastis apabila kamu ditimpa masalah. Ingatkah kamu sebagian dari tawar-menawar yang kamu coba lakukan dengan-Ku?
Hmmm, aku tidak….Oh ya,….ketika guruku memergokiku menonton film tentang….Astaga!
Ingatkah kamu bagaimana kamu berdoa? “Ya Tuhan. Jangan biarkan dia melaporkannya pada ibuku. Aku berjanji mulai sekarang tidak akan lagi menonton film tujuh belas tahun ke atas.” Dia tidak melaporkannya kepada ibumu, tetapi kamu tidak menepati janjimu, ya'kan?
Tuhan, aku melanggar janjiku. Aku sungguh menyesal.
Baik, lanjutkan doamu.
Sebentar, Bapa. Aku ingin bertanya sesuatu kepada-Mu. Apakah Engkau selalu mendengarkan doa-doaku?
Ya, setiap kata; setiap saat.
Kalau begitu, mengapa Engkau tidak pernah menjawabku sebelumnya?
Berapa banyakkah kesempatan yang kamu berikan pada-Ku? Tidak ada cukup waktu antara kata “Amin”-mu dan kepalamu menumbuk bantal. Bagaimana Aku dapat menjawabmu?
Engkau dapat, jika saja Engkau sungguh menghendakinya.
Tidak. Aku dapat hanya jika “kamu” sungguh menghendakinya.
Anak-Ku, Aku selalu rindu untuk berbicara denganmu.
Bapa, maafkan aku. Maukah Engkau mengampuniku?
Sudah kuampuni. Dan terima kasih, sudah mengijinkan Aku menginterupsimu. Kadang-kadang Aku begitu rindu untuk dapat berbicara denganmu.
Selamat malam. Aku mengasihimu.
Selamat malam, Bapa. Aku mengasihi-Mu juga.
Litani Serba Salah Seorang Pastor
Kalau pastornya muda, dibilang masih blo'on.
Kalau pastornya tua, sebaiknya pensiun saja.
Kalau khotbah terlalu panjang, dibilang menjengkelkan.
Kalau khotbahnya cepat, "Kok, kayak kereta ekspres".
Kalau mulai misa tepat waktu, katanya kaku.
Kalau terlambat, "Idiih, pastornya malas".
Kalau di kamar pengakuan menasehati, katanya banyak omong.
Kalau sebaliknya, dibilang tidak tanggap.
Kalau mengikuti pendapat umat, dibilang tidak punya pendirian.
Kalau mengikuti pendapat sendiri, dicap diktator.
Kalau keuangan paroki mepet, katanya pastor tak pintar usaha.
Kalau ngomongin soal uang, dibilang mata duitan.
Kalau mengadakan misa lingkungan, katanya tak pernah kunjungan keluarga.
Kalau mengunjungi keluarga, "Kapan sih pastornya misa lingkungan?"
Kalau pastor tak ada di pastoran, dicap tukang ngeluyur.
Tapi kalau selalu ada, dibilang pastor kurang pergaulan.
Kalau memperhatikan anak-anak, dibilang "Masa kecil kurang bahagia".
Kalau memperhatikan Mudika, giliran orang tua ngegosip.
Kalau nonton TV, dibilang enak-enakan.
Kalau tidak, dibilang enggak mengikuti zaman.
TAPI, KALAU PASTORNYA MATI, SIAPA YANG MAU GANTI?
Kalau pastornya tua, sebaiknya pensiun saja.
Kalau khotbah terlalu panjang, dibilang menjengkelkan.
Kalau khotbahnya cepat, "Kok, kayak kereta ekspres".
Kalau mulai misa tepat waktu, katanya kaku.
Kalau terlambat, "Idiih, pastornya malas".
Kalau di kamar pengakuan menasehati, katanya banyak omong.
Kalau sebaliknya, dibilang tidak tanggap.
Kalau mengikuti pendapat umat, dibilang tidak punya pendirian.
Kalau mengikuti pendapat sendiri, dicap diktator.
Kalau keuangan paroki mepet, katanya pastor tak pintar usaha.
Kalau ngomongin soal uang, dibilang mata duitan.
Kalau mengadakan misa lingkungan, katanya tak pernah kunjungan keluarga.
Kalau mengunjungi keluarga, "Kapan sih pastornya misa lingkungan?"
Kalau pastor tak ada di pastoran, dicap tukang ngeluyur.
Tapi kalau selalu ada, dibilang pastor kurang pergaulan.
Kalau memperhatikan anak-anak, dibilang "Masa kecil kurang bahagia".
Kalau memperhatikan Mudika, giliran orang tua ngegosip.
Kalau nonton TV, dibilang enak-enakan.
Kalau tidak, dibilang enggak mengikuti zaman.
TAPI, KALAU PASTORNYA MATI, SIAPA YANG MAU GANTI?
Rapat Internasional Setan
Setan mengadakan rapat internasional.
Dalam kata sambutannya kepada para iblis yang berkumpul itu, setan mengatakan:
“Kita tidak dapat mencegah umat Kristiani pergi ke gereja. Kita tidak dapat mencegah mereka membaca Kitab Suci dan menemukan kebenaran. Kita bahkan tidak dapat menjauhkan mereka dari nilai-nilai tradisi yang luhur. Namun demikian, kita harus dapat melakukan sesuatu. Kita akan mencegah mereka membangun hubungan yang akrab, mesra serta abadi dengan Kristus. Jika umat Kristiani itu mempunyai hubungan yang akrab dan mesra dengan Yesus, kuasa kita atas mereka akan hancur. Jadi, biarkan mereka pergi ke gereja, biarkan mereka hidup seturut tradisi mereka yang luhur, tetapi curilah waktu mereka, sehingga mereka tidak dapat membangun hubungan tersebut.
Inilah yang aku ingin kalian lakukan. Ganggu dan cobai mereka dalam mempertahankan serta memelihara hubungan yang amat penting tersebut dengan Sang Juruselamat!”
“Bagaimana kita dapat melakukannya?” teriak para iblis.
“Buatlah mereka sibuk dengan hal-hal yang tidak penting. Temukan cara untuk menghabiskan waktu mereka,” jawab setan.
“Bujuklah mereka agar menjadi boros, boros dan boros sehingga mereka berhutang, berhutang dan berhutang. Yakinkan para istri agar pergi bekerja dengan jam kerja yang panjang dan para suami untuk bekerja 6 hingga 7 hari per minggu, 10 sampai 12 jam per hari, agar mereka memiliki cukup uang untuk menunjang gaya hidup mereka. Cegah mereka melewatkan waktu bersama anak-anak mereka. Jika keluarga mereka terpecah, pastilah rumah mereka tidak lagi dapat menjadi tempat istirahat dari tekanan pekerjaan. Juga:
Kacaukan pikiran mereka supaya mereka tidak dapat mendengar suara batin mereka.
Rayulah mereka untuk menghidupkan radio atau tape setiap kali mereka bepergian, serta menonton TV, VCD atau pun main play station dan komputer secara terus-menerus di rumah mereka.
Pastikan bahwa toko-toko dan juga restauran-restauran di seluruh dunia menggemakan musik duniawi secara terus-menerus. Lagu-lagu itu akan menyesatkan pikiran mereka dan dengan demikian memutuskan hubungan mereka dengan Kristus.
Penuhi meja-meja mereka dengan suratkabar-suratkabar serta majalah-majalah duniawi.
Jejali pikiran mereka dengan berita-berita terhangat 24 jam sehari.
Serbu saat-saat mereka berkendaraan dengan papan-papan reklame.
Banjiri kotak-kotak surat mereka dengan surat-surat yang tidak berguna, surat undian/lotere, brosur-brosur, segala jenis surat penawaran dan promosi, barang-barang obral, jasa serta harapan-harapan palsu.
Pada saat rekreasi, biarkan mereka berhura-hura sepuasnya. Biarkan mereka pulang dari rekreasi dalam keadaan capai, lelah, gelisah dan tidak siap menyambut hari yang baru.
Jangan biarkan mereka pergi menikmati keindahan alam dan mengagumi karya ciptaan Tuhan. Sebaliknya, antar saja mereka ke taman-taman hiburan, pertandingan olah raga, konser dan bioskop-bioskop.
Jika mereka berkumpul dalam persekutuan doa, libatkan mereka dalam gosip dan isu-isu sehingga mereka pulang dengan pikiran terbeban dan emosi terganggu.
Biarkan mereka terlibat dalam misi mencari jiwa, tetapi limpahilah hidup mereka dengan begitu banyak kesenangan sehingga mereka tidak punya waktu untuk mencari kuasa Kristus dalam doa. Segera mereka akan bekerja dengan mengandalkan kekuatan mereka sendiri, mengorbankan kesehatan dan keluarga mereka demi kesenangan yang mereka cari.”
RISALAH RAPAT:
Rapat yang hebat. Para iblis pergi dengan penuh semangat untuk melaksanakan tugas mereka, yaitu membuat umat Kristiani di mana pun menjadi sibuk, sibuk dan sibuk, pergi ke sana dan ke sini.
Apakah setan berhasil dengan rencananya itu? Kamulah jurinya.
Coba lihat definisi ini SIBUK: Si Iblis BUtakan Kamu, sehingga kamu tidak dapat datang kepada sang Terang; atau dalam bahasa Inggris BUSY: Being Under Satan's Yoke, kamu ada dalam kuasa setan.
sumber : Father Peffley's Web Site; www.transporter.com/fatherpeffley
“diterjemahkan oleh YESAYA: www.indocell.net/yesaya atas ijin Fr. Francis J. Peffley.”
Monday, September 8, 2008
1001 Burung kertas
Ada sepasang kekasih yang saling mencintai
mereka bernama Jix dan Jiu.
Jix adalah seorang yang miskin dan kekurangan sedangkan Jiu adalah seorang anak pedagang yang cukup kaya.
Meski begitu Mereka selalu bersama, saling menguatkan satu sama lain
dan membantu mengatasi kesulitan satu sama lainnya.
Setiap mereka tuntas menyelesaikan masalah mereka berdua
Jix melipat sebuah burung kertas, menuliskan masalah yang telah mereka lewati dan menuliskan harapannya
kemudian memberikannya kepada Jiu. Jiu menggantungnya di kamarnya satu demi satu
Waktu berjalan terus sampai suatu hari Jix memutuskan untuk
melamar Jiu menjadi isterinya. Ia melipat burung kertas dengan kertas
transparan dan menghiasnya dengan begitu indahnya
Lalu iapun pergi menemui Jiu dan mengungkapkan harapannya
untuk hidup berbahagia dengan Jiu.
Tak disangka2 Jiu menolak Jix. Ia mengatakan ia hanya mau menikah dengan
orang yang kaya raya dan ia sudah memutuskan untuk menikah dengan
teman sekolahnya yang kaya raya. Jix marah kepada Jiu ia mengumpat Jiu begitu
kejamnya. tetapi Jiu terdiam dan tidak berkata apapun.
Jix begitu putus asa, ia pun membenci Jiu sebegitu dalamnya.
ia melihat Jiu seorang yang matre, tidak berperasaan, dan suka mempermainkan perasaan orang.
Dalam hati kecilnya ia bersumpah akan menjadi seorang yang kaya raya
untuk membalas dendam kepada Jiu dan keluarganya.
Jix merantau ke kota-kota lain.
Jix yang keras pendiriannya mulai bekerja keras
ia banyak belajar dan tekun sedikit demi sedikit mengumpulkan uang, berinvestasi,
dan mendirikan usaha-usaha sendiri di kotanya.
berkat ketekunannya ia menjadi seorang yang sukses besar dan kaya
sayangnya semuanya itu digunakannya untuk membalaskan dendamnya kepada Jiu.
Hari yang ditunggu pun datang, ia kembali ke kota tempat ia dan jiu saling mencintai sebagai kekasih. Mengendarai mobilnya yang paling mewah dengan beberapa bodyguard
ia mencari2 Jiu dan keluarganya untuk mengumpatnya dan mengejeknya.
Akhirnya ia menemukan orang tua Jiu sedang duduk2 di sebuah gubuk peyot.
Jixpun berkata dalam hatinya : " Rasain kamu kena kutuk, Kekayaanmu habis karena sikapmu terhadap aku."
Jixpun mencibir dan mengejek habis-habisan orang tua Jiu dengan kata-kata pedasnya.
Mereka hanya menangis sedih melihat ulah Jix terhadap mereka.
Jix tidak peduli, ia kemudian berputar dan pergi meninggalkannya.
Perjalanan Jix terhenti di ujung jalan kampungnya,
sebuah kuburan sederhana dihiasi 1001 buah burung kertas di atasnya
Kuburan itu tertulis sebuah nama : "Jiu".
Pada burung kertas yang ke 1001 Jiu menuliskan pesannya kepada Jix
To Jix
Jix, maafkan aku yang membohongimu.
Aku menderita penyakit ganas yang tidak dapat sembuh.
Aku sebenarnya sangat mencintaimu Jix, aku sakit mendengar engkau begitu tega
mengumpatku sedemikian kejamnya....tetapi maafkan aku yang terlebih dahulu kejam terhadapmu aku tahu kamu sangat sakit waktu itu.
Tetapi Jix, Aku tidak mau kamu putus asa dan menyiksa dirimu dengan mengurung diri
sehingga kamu menjadi Jix yang gagal. Aku tahu sifatmu Jix melebihi semuanya
dan Aku percaya Jix saat kamu membaca surat ini kamu telah meraih segala yang kamu cita-citakan kecuali aku....
Orang tuaku telah mati-matian membiayai penyakitku ini sehingga mereka jatuh miskin.
mereka berharap aku dapat sembuh dan menikah denganmu
mereka begitu sayang kepadamu. sayang jalan hidup kita tidak kesitu....
aku berharap kamu mau memaafkan aku, Jix
From
One who love u forever
Jiu
BASE ON TRUE STORY
mereka bernama Jix dan Jiu.
Jix adalah seorang yang miskin dan kekurangan sedangkan Jiu adalah seorang anak pedagang yang cukup kaya.
Meski begitu Mereka selalu bersama, saling menguatkan satu sama lain
dan membantu mengatasi kesulitan satu sama lainnya.
Setiap mereka tuntas menyelesaikan masalah mereka berdua
Jix melipat sebuah burung kertas, menuliskan masalah yang telah mereka lewati dan menuliskan harapannya
kemudian memberikannya kepada Jiu. Jiu menggantungnya di kamarnya satu demi satu
Waktu berjalan terus sampai suatu hari Jix memutuskan untuk
melamar Jiu menjadi isterinya. Ia melipat burung kertas dengan kertas
transparan dan menghiasnya dengan begitu indahnya
Lalu iapun pergi menemui Jiu dan mengungkapkan harapannya
untuk hidup berbahagia dengan Jiu.
Tak disangka2 Jiu menolak Jix. Ia mengatakan ia hanya mau menikah dengan
orang yang kaya raya dan ia sudah memutuskan untuk menikah dengan
teman sekolahnya yang kaya raya. Jix marah kepada Jiu ia mengumpat Jiu begitu
kejamnya. tetapi Jiu terdiam dan tidak berkata apapun.
Jix begitu putus asa, ia pun membenci Jiu sebegitu dalamnya.
ia melihat Jiu seorang yang matre, tidak berperasaan, dan suka mempermainkan perasaan orang.
Dalam hati kecilnya ia bersumpah akan menjadi seorang yang kaya raya
untuk membalas dendam kepada Jiu dan keluarganya.
Jix merantau ke kota-kota lain.
Jix yang keras pendiriannya mulai bekerja keras
ia banyak belajar dan tekun sedikit demi sedikit mengumpulkan uang, berinvestasi,
dan mendirikan usaha-usaha sendiri di kotanya.
berkat ketekunannya ia menjadi seorang yang sukses besar dan kaya
sayangnya semuanya itu digunakannya untuk membalaskan dendamnya kepada Jiu.
Hari yang ditunggu pun datang, ia kembali ke kota tempat ia dan jiu saling mencintai sebagai kekasih. Mengendarai mobilnya yang paling mewah dengan beberapa bodyguard
ia mencari2 Jiu dan keluarganya untuk mengumpatnya dan mengejeknya.
Akhirnya ia menemukan orang tua Jiu sedang duduk2 di sebuah gubuk peyot.
Jixpun berkata dalam hatinya : " Rasain kamu kena kutuk, Kekayaanmu habis karena sikapmu terhadap aku."
Jixpun mencibir dan mengejek habis-habisan orang tua Jiu dengan kata-kata pedasnya.
Mereka hanya menangis sedih melihat ulah Jix terhadap mereka.
Jix tidak peduli, ia kemudian berputar dan pergi meninggalkannya.
Perjalanan Jix terhenti di ujung jalan kampungnya,
sebuah kuburan sederhana dihiasi 1001 buah burung kertas di atasnya
Kuburan itu tertulis sebuah nama : "Jiu".
Pada burung kertas yang ke 1001 Jiu menuliskan pesannya kepada Jix
To Jix
Jix, maafkan aku yang membohongimu.
Aku menderita penyakit ganas yang tidak dapat sembuh.
Aku sebenarnya sangat mencintaimu Jix, aku sakit mendengar engkau begitu tega
mengumpatku sedemikian kejamnya....tetapi maafkan aku yang terlebih dahulu kejam terhadapmu aku tahu kamu sangat sakit waktu itu.
Tetapi Jix, Aku tidak mau kamu putus asa dan menyiksa dirimu dengan mengurung diri
sehingga kamu menjadi Jix yang gagal. Aku tahu sifatmu Jix melebihi semuanya
dan Aku percaya Jix saat kamu membaca surat ini kamu telah meraih segala yang kamu cita-citakan kecuali aku....
Orang tuaku telah mati-matian membiayai penyakitku ini sehingga mereka jatuh miskin.
mereka berharap aku dapat sembuh dan menikah denganmu
mereka begitu sayang kepadamu. sayang jalan hidup kita tidak kesitu....
aku berharap kamu mau memaafkan aku, Jix
From
One who love u forever
Jiu
BASE ON TRUE STORY
kisah 2 karyawan
reAda 2 orang karyawan yang bekerja pada seorang bos besar
2 karyawan ini merupakan karyawan yang amat dikasihi oleh sang bos
Mereka bekerja cukup baik dan loyal.
Suatu hari sang bos pergi ke luar negeri, ia tidak meninggalkan apa pun untuk
2 karyawannya itu tetapi ia berjanji bahwa ia akan memberikan banyak upah
pada mereka setelah tiba di luar negeri. Ia meminta 2 karyawannya untuk mengirimkan
email jika mereka menginginkan sesuatu dan sang bos berjanji akan mengabulkannya
jika pekerjaan mereka baik.
Mulai hari itu sang bos tidak lagi nampak pada perusahaannya
tetapi 2 karyawan utamanya yang mengatur kerja perusahaan itu
mereka tak henti-hentinya mengirimkan email kepada sang bos itu
mengenai permohonan mereka.
Hari demi hari berlalu, ada perbedaan yang cukup signifikan antara 2 karyawan itu
karyawan pertama semakin hari semakin ceria, semakin banyak senyum, dan semakin
baik pekerjaannya dan semakin sering mengirimkan email kepada sang bos.
sedangkan karyawan kedua semakin hari semakin buruk keadaannya
ia mulai uring-uringan, marah-marah tanpa sebab dan mulai meninggalkan pekerjaan
yang dipasrahkan sang bos kepadanya dan semakin lama semakin jarang mengirimkan email
lagi kepada sang bos....
(...BERSAMBUNG...)
What happens ?
Tunggu sampai KMK Minggu ini...11 September 2008
Thema : Kuasa Doa.
2 karyawan ini merupakan karyawan yang amat dikasihi oleh sang bos
Mereka bekerja cukup baik dan loyal.
Suatu hari sang bos pergi ke luar negeri, ia tidak meninggalkan apa pun untuk
2 karyawannya itu tetapi ia berjanji bahwa ia akan memberikan banyak upah
pada mereka setelah tiba di luar negeri. Ia meminta 2 karyawannya untuk mengirimkan
email jika mereka menginginkan sesuatu dan sang bos berjanji akan mengabulkannya
jika pekerjaan mereka baik.
Mulai hari itu sang bos tidak lagi nampak pada perusahaannya
tetapi 2 karyawan utamanya yang mengatur kerja perusahaan itu
mereka tak henti-hentinya mengirimkan email kepada sang bos itu
mengenai permohonan mereka.
Hari demi hari berlalu, ada perbedaan yang cukup signifikan antara 2 karyawan itu
karyawan pertama semakin hari semakin ceria, semakin banyak senyum, dan semakin
baik pekerjaannya dan semakin sering mengirimkan email kepada sang bos.
sedangkan karyawan kedua semakin hari semakin buruk keadaannya
ia mulai uring-uringan, marah-marah tanpa sebab dan mulai meninggalkan pekerjaan
yang dipasrahkan sang bos kepadanya dan semakin lama semakin jarang mengirimkan email
lagi kepada sang bos....
(...BERSAMBUNG...)
What happens ?
Tunggu sampai KMK Minggu ini...11 September 2008
Thema : Kuasa Doa.
Saturday, September 6, 2008
Mengapa Sulit Untuk Mengucapkan Syukur?
> Aku bermimpi suatu hari aku pergi ke surga dan seorang malaikat menemaniku dan menunjukkan keadaan di surga. Kami berjalan memasuki suatu ruang kerja penuh dengan para malaikat. Malaikat yang mengantarku berhenti di depanruang kerja pertama dan berkata, " Ini adalah Seksi Penerimaan. Di sini, semua permintaan yang ditujukan pada Allah diterima".
> Aku melihat-lihat sekeliling tempat ini dan aku dapati tempat ini begitu sibuk dengan begitu banyak malaikat yang memilah-milah seluruh permohonan yang tertulis pada kertas dari manusia di seluruh dunia.
> Kemudian aku dan malaikat-ku berjalan lagi melalui koridor yang panjang lalu sampailah kami pada ruang kerja kedua. Malaikat-ku berkata, "Ini adalah Seksi Pengepakan dan Pengiriman. Di sini kemuliaan dan berkat yangdiminta manusia diproses dan dikirim ke manusia-manusia yang masih hidup yang memintanya". Aku perhatikan lagi betapa sibuknya ruang kerja itu. Adabanyak malaikat yang bekerja begitu keras karena ada begitu banyaknya permohonan yang dimintakan dan sedang dipaketkan untuk dikirim ke bumi.
> Kami melanjutkan perjalanan lagi hingga sampai pada ujung terjauh koridor panjang tersebut dan berhenti pada sebuah pintu ruang kerja yang sangatkecil. Yang sangat mengejutkan aku, hanya ada satu malaikat yang duduk di sana, hampir tidak melakukan apapun. "Ini adalah Seksi Pernyataan Terima Kasih", kata Malaikat-ku pelan. Dia tampak malu. "Bagaimana ini? Mengapa hampir tidak ada pekerjaan disini?", tanyaku. "Menyedihkan", Malaikat-ku menghela napas. " Setelah manusia menerima berkat yang mereka minta, sangat sedikit manusia yang mengirimkan pernyataan terima kasih". "Bagaimana manusia menyatakan terima kasih atas berkat Tuhan?", tanyaku. "Sederhana sekali", jawab Malaikat. "Cukup berkata, "Terima kasih, Tuhan".
> "Lalu, berkat apa saja yang perlu kita syukuri", tanyaku. Malaikat-ku menjawab, "Jika engkau mempunyai makanan di lemari es, pakaian yang menutup tubuhmu, atap di atas kepalamu dan tempat untuk tidur, maka engkau lebih kaya dari 75% penduduk dunia ini."
> "Jika engkau memiliki uang di bank, di dompetmu, dan uang-uang receh, maka engkau berada diantara 8% kesejahteraan dunia."
> "Dan jika engkau mendapatkan pesan ini di komputer mu, engkau adalah bagian dari 1% di dunia yang memiliki kesempatan itu."
> Juga.... "Jika engkau bangun pagi ini dengan lebih banyak kesehatan daripada kesakitan ... engkau lebih diberkati daripada begitu banyak orang di dunia ini yang tidak dapat bertahan hidup hingga hari ini."
> "Jika engkau tidak pernah mengalami ketakutan dalam perang, kesepian dalam penjara, kesengsaraan penyiksaan, atau kelaparan yang amat sangat, maka engkau lebih beruntung dari 700 juta orang di dunia".
> "Jika orangtuamu masih hidup dan masih berada dalam ikatan pernikahan ... maka engkau termasuk orang yang sangat jarang."
> "Jika engkau masih bisa mencintai ... maka engkau termasuk orang yang besar, karena cinta adalah berkat Tuhan yang tidak didapat dari manapun."
> "Jika engkau dapat menegakkan kepala dan tersenyum, maka engkau bukanlah seperti orang kebanyakan, engkau unik dibandingkan semua mereka yang berada dalam keraguan dan keputusasaan."
> "Jika engkau dapat membaca pesan ini, maka engkau menerima berkat ganda, yaitu bahwa seseorang yang mengirimkan ini padamu berpikir bahwa engkau orang yang sangat istimewa baginya, dan bahwa engkau lebih diberkati dari pada lebih dari 2 juta orang di dunia yang bahkan tidak dapat membaca sama sekali".
> Nikmatilah hari-harimu, hitunglah berkat yang telah Tuhan anugerahkan kepadamu. Dan jika engkau berkenan, kirimkan pesan ini ke semua teman-temanmu untuk mengingatkan mereka betapa. diberkatinya
> Aku melihat-lihat sekeliling tempat ini dan aku dapati tempat ini begitu sibuk dengan begitu banyak malaikat yang memilah-milah seluruh permohonan yang tertulis pada kertas dari manusia di seluruh dunia.
> Kemudian aku dan malaikat-ku berjalan lagi melalui koridor yang panjang lalu sampailah kami pada ruang kerja kedua. Malaikat-ku berkata, "Ini adalah Seksi Pengepakan dan Pengiriman. Di sini kemuliaan dan berkat yangdiminta manusia diproses dan dikirim ke manusia-manusia yang masih hidup yang memintanya". Aku perhatikan lagi betapa sibuknya ruang kerja itu. Adabanyak malaikat yang bekerja begitu keras karena ada begitu banyaknya permohonan yang dimintakan dan sedang dipaketkan untuk dikirim ke bumi.
> Kami melanjutkan perjalanan lagi hingga sampai pada ujung terjauh koridor panjang tersebut dan berhenti pada sebuah pintu ruang kerja yang sangatkecil. Yang sangat mengejutkan aku, hanya ada satu malaikat yang duduk di sana, hampir tidak melakukan apapun. "Ini adalah Seksi Pernyataan Terima Kasih", kata Malaikat-ku pelan. Dia tampak malu. "Bagaimana ini? Mengapa hampir tidak ada pekerjaan disini?", tanyaku. "Menyedihkan", Malaikat-ku menghela napas. " Setelah manusia menerima berkat yang mereka minta, sangat sedikit manusia yang mengirimkan pernyataan terima kasih". "Bagaimana manusia menyatakan terima kasih atas berkat Tuhan?", tanyaku. "Sederhana sekali", jawab Malaikat. "Cukup berkata, "Terima kasih, Tuhan".
> "Lalu, berkat apa saja yang perlu kita syukuri", tanyaku. Malaikat-ku menjawab, "Jika engkau mempunyai makanan di lemari es, pakaian yang menutup tubuhmu, atap di atas kepalamu dan tempat untuk tidur, maka engkau lebih kaya dari 75% penduduk dunia ini."
> "Jika engkau memiliki uang di bank, di dompetmu, dan uang-uang receh, maka engkau berada diantara 8% kesejahteraan dunia."
> "Dan jika engkau mendapatkan pesan ini di komputer mu, engkau adalah bagian dari 1% di dunia yang memiliki kesempatan itu."
> Juga.... "Jika engkau bangun pagi ini dengan lebih banyak kesehatan daripada kesakitan ... engkau lebih diberkati daripada begitu banyak orang di dunia ini yang tidak dapat bertahan hidup hingga hari ini."
> "Jika engkau tidak pernah mengalami ketakutan dalam perang, kesepian dalam penjara, kesengsaraan penyiksaan, atau kelaparan yang amat sangat, maka engkau lebih beruntung dari 700 juta orang di dunia".
> "Jika orangtuamu masih hidup dan masih berada dalam ikatan pernikahan ... maka engkau termasuk orang yang sangat jarang."
> "Jika engkau masih bisa mencintai ... maka engkau termasuk orang yang besar, karena cinta adalah berkat Tuhan yang tidak didapat dari manapun."
> "Jika engkau dapat menegakkan kepala dan tersenyum, maka engkau bukanlah seperti orang kebanyakan, engkau unik dibandingkan semua mereka yang berada dalam keraguan dan keputusasaan."
> "Jika engkau dapat membaca pesan ini, maka engkau menerima berkat ganda, yaitu bahwa seseorang yang mengirimkan ini padamu berpikir bahwa engkau orang yang sangat istimewa baginya, dan bahwa engkau lebih diberkati dari pada lebih dari 2 juta orang di dunia yang bahkan tidak dapat membaca sama sekali".
> Nikmatilah hari-harimu, hitunglah berkat yang telah Tuhan anugerahkan kepadamu. Dan jika engkau berkenan, kirimkan pesan ini ke semua teman-temanmu untuk mengingatkan mereka betapa. diberkatinya
Subscribe to:
Posts (Atom)