Thursday, October 23, 2008

10 things God can't do


From : Viviana, Teknik Industri 2000

Source : Maise Sparks
 
1. Tuhan tidak bisa lelah

Tidakkah kau tahu dan tidakkah kaudengar? TUHAN ialah Allah kekal yang

menciptakan bumi dari ujung ke ujung; Ia tidak menjadi lelah dan tidak

menjadi lesu, tidak terduga pengertian-Nya. - Yesaya 40:28



2. Tuhan tidak dapat melakukan pekerjaan yang tidak bisa Dia tangani

Ah, Tuhan ALLAH! Sesungguhnya, Engkaulah yang telah menjadikan langit dan

bumi dengan kekuatan-Mu yang besar dan dengan lengan-Mu yang terentang.

Tiada suatu apapun yang mustahil untuk-Mu! - Yeremia 32:17



3. Tuhan tidak dapat tidak kudus

Dan mereka berseru seorang kepada seorang, katanya: "Kudus, kudus,

kuduslah

TUHAN semesta alam, seluruh bumi penuh kemuliaan-Nya!" - Yesaya 6:3



4. Tuhan tidak dapat berat sebelah

Lalu mulailah Petrus berbicara, katanya:



 "Sesungguhnya aku telah mengerti,

bahwa Allah tidak membedakan orang. Setiap orang dari bangsa manapun yang

takut akan Dia dan yang mengamalkan kebenaran berkenan kepada-Nya. - Kisah

10:34-35



5. Tuhan tidak dapat ingkar janji

Aku tidak akan melanggar perjanjian-Ku, dan apa yang keluar dari bibir-Ku

tidak akan Kuubah. - Mazmur 89:35



6. Tuhan tidak dapat mengingat-ingat dosa umat pilihan-Nya yang sudah

ditebus-Nya

Aku, Akulah Dia yang menghapus dosa pemberontakanmu oleh karena Aku sendiri,

dan Aku tidak mengingat-ingat dosamu. - Yesaya 43:25



7. Tuhan tidak dapat membuat seorang jadi pecundang (orang yang kalah)

Tetapi syukur bagi Allah, yang dalam Kristus selalu membawa kami di jalan

kemenangan-Nya. Dengan perantaraan kami Ia menyebarkan keharuman pengenalan

akan Dia di mana-mana. - 2 Korintus 2:14



8. Tuhan tidak dapat meninggalkan anda

Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, janganlah takut
dan jangan gemetar karena

mereka, sebab TUHAN, Allahmu, Dialah yang berjalan menyertai engkau; Ia

tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau." -

Ulangan 31:6



9. Tuhan tidak dapat berhenti memikirkan Anda

Dan bagiku, betapa sulitnya pikiran-Mu, ya Allah! Betapa besar jumlahnya!

Jika aku mau menghitungnya, itu lebih banyak dari pada pasir. Apabila aku

berhenti, masih saja aku bersama-sama Engkau. - Mazmur 139:17-18



10. Tuhan tidak dapat berhenti mengasihi Anda

Dari jauh TUHAN menampakkan diri kepadanya: Aku mengasihi engkau dengan

kasih yang kekal, sebab itu Aku melanjutkan kasih setia-Ku kepadamu.

-Yeremiah 31:3

Wednesday, October 22, 2008

Bersyukurlah

from : Marcel, Informatika, 2001
source : milis tetangga

AKU TAK SELALU MENDAPATKAN APA YANG KUSUKAI,
OLEH KARENA ITU AKU SELALU MENYUKAI APAPUN
YANG AKU DAPATKAN.


Kata-kata diatas merupakan wujud syukur. Syukur merupakan kualitas hati
yang terpenting. Dengan bersyukur kita akan senantiasa diliputi rasa damai,
tentram dan bahagia. Sebaliknya, perasaan tak bersyukur akan senantiasa
membebani kita. Kita akan selalu merasa kurang dan tak bahagia.

Ada dua hal yang sering membuat kita tak bersyukur. Pertama : kita sering
memfokuskan diri pada apa yang kita inginkan, bukan pada apa yang kita
miliki. Katakanlah anda telah memiliki sebuah rumah,kendaraan, pekerjaan
tetap, dan pasangan yang terbaik. Tapi anda masih merasa kurang. Pikiran
anda dipenuhi berbagai target dan keinginan. Anda begitu terobsesi oleh
rumah yg besar dan indah,mobil mewah, serta pekerjaan yg mendatangkan
lebih banyak uang.

Kita ingin ini dan itu. Bila tak mendapatkannya kita terus memikirkannya.
Tapi anehnya, walaupun sudah mendapatkannya, kita hanya menikmati
kesenangan sesaat. Kita tetap tak puas, kita ingin yang lebih lagi. Jadi,
betapapun banyaknya harta yang kita miliki, kita tak pernah menjadi
"KAYA" dalam arti yang sesungguhnya.

Mari kita luruskan pengertian kita mengenai orang ''kaya''. Orang yang
''kaya'' bukanlah orang yang memiliki banyak hal, tetapi orang yang dapat
menikmati apapun yang mereka miliki.

Tentunya boleh-boleh saja kita memiliki keinginan, tapi kita perlu
menyadari bahwa inilah akar perasaan tak tenteram. Kita dapat mengubah
perasaan ini dengan berfokus pada apa yang sudah kita miliki. Cobalah lihat
keadaan disekeliling Anda, pikirkan yang anda miliki, dan syukurilah. Anda
akan merasakan nikmatnya hidup.

Pusatkanlah perhatian anda pada sifat-sifat baik atasan, pasangan, dan
orang-orang di sekitar anda. Mereka akan menjadi lebih menyenangkan.
Seorang pengarang pernah mengatakan, ''Menikahlah dengan orang yang
anda cintai, setelah itu cintailah orang yang anda nikahi.'' Ini perwujudan
rasa syukur.

Ada cerita menarik mengenai seorang kakek yg mengeluh karena tak dapat
membeli sepatu, padahal sepatunya sudah lama rusak. Suatu sore ia melihat
seseorang yang tak mempunyai kaki, tapi tetap ceria. Saat itu juga si kakek
berhenti mengeluh dan mulai bersyukur.

Hal kedua yang sering membuat kita tak bersyukur adalah kecenderungan
membanding-bandingk an diri kita dengan orang lain. Kita merasa orang lain
lebih beruntung. Kemanapun kita pergi, selalu ada orang yang lebih pandai,
lebih tampan, lebih cantik, lebih percaya diri, dan lebih kaya dari kita.

Saya ingat, pertama kali bekerja saya senantiasa membandingkan penghasilan
saya dengan rekan-rekan semasa kuliah. Perasaan ini membuat saya resah
dan gelisah.

Sebagai mantan mahasiswa teladan di kampus, saya merasa gelisah setiap
mengetahui ada kawan satu angkatan yg memperoleh penghasilan di atas saya.

Nyatanya, selalu saja ada kawan yang penghasilannya melebihi saya. Saya
menjadi gemar bergonta-ganti pekerjaan, hanya utk mengimbangi rekan-rekan
saya. Saya bahkan tak peduli dengan jenis pekerjaannya, yang penting
gajinya lebih besar.

Sampai akhirnya saya sadar bahwa hal ini tak akan pernah ada habisnya.
Saya berubah dan mulai mensyukuri apa yang saya dapatkan. Kini saya
sangat menikmati pekerjaan saya.

Rumput tetangga memang sering kelihatan lebih hijau dari rumput
dipekarangan sendiri. Ada cerita menarik mengenai dua pasien rumah
sakit jiwa. Pasien pertama sedang duduk termenung sambil menggumam,
''Lulu, Lulu.''

Seorang pengunjung yg keheranan menanyakan masalah yg dihadapi orang
ini. Si dokter menjawab, ''Orang ini jadi gila setelah cintanya ditolak oleh
Lulu.''
Si pengunjung manggut-manggut, tapi begitu lewat sel lain ia terkejut
melihat penghuninya terus menerus memukulkan kepalanya di tembok
dan berteriak, ''Lulu, Lulu''.
''Orang ini juga punya masalah dengan Lulu?'' tanyanya keheranan.

Dokter kemudian menjawab, ''Ya, dialah yg akhirnya menikah dg Lulu.''

Hidup akan lebih bahagia kalau kita dapat menikmati apa yang kita miliki.
Karena itu bersyukur merupakan kualitas hati yang tertinggi. Saya ingin
mengakhiri tulisan ini dengan cerita mengenai seorang ibu yang sedang
terapung di laut karena kapalnya karam, namun tetap berbahagia. Ketika
ditanya kenapa demikian, ia menjawab, ''Saya mempunyai 2anak laki-laki.
Yg pertama sudah meninggal, yg kedua hidup ditanah seberang. Kalau
berhasil selamat, saya sangat bahagia krn dapat berjumpa dengan anak
kedua saya.
Tetapi kalaupun mati tenggelam, saya juga akan berbahagia krn
saya akan berjumpa dengan anak pertama saya di surga.''

Bersyukurlah !

Bersyukurlah bahwa kamu belum siap memiliki segala sesuatu yang
kamu inginkan .... Seandainya sudah, apalagi yang harus diinginkan?

Bersyukurlah apabila kamu tidak tahu sesuatu ...
Karena itu memberimu kesempatan untuk belajar ...

Bersyukurlah untuk masa-masa sulit ...
Di masa itulah kamu tumbuh ...

Bersyukurlah untuk keterbatasanmu ...
Karena itu memberimu kesempatan untuk berkembang ...

Bersyukurlah untuk setiap tantangan baru ...
Karena itu akan membangun kekuatan dan karaktermu ...

Bersyukurlah untuk kesalahan yang kamu buat ...
Itu akan mengajarkan pelajaran yang berharga ...

Bersyukurlah bila kamu lelah dan letih ...
Karena itu kamu telah membuat suatu perbedaan ...


Mungkin mudah untuk kita bersyukur akan hal-hal yang baik...
Hidup yang berkelimpahan datang pada mereka yang juga
bersyukur akan masa surut...

Rasa syukur dapat mengubah hal yang negatif menjadi positif ...

Temukan cara bersyukur akan masalah-masalahmu dan
semua itu akan menjadi berkat bagimu ...

Tuesday, October 21, 2008

Kenapa kita harus ke gereja

From : Yessy, sastra Inggris 2000
Source : Milis tetangga


Cerita 1
Seorang Katolik menulis surat kepada Editor sebuah surat kabar dan
mengeluhkan kepada para pembaca bahwa dia merasa sia-sia pergi ke
gereja setiap minggu.
Tulisnya, "saya sudah pergi ke gereja selama 30 tahun dan selama itu
saya telah mendengar 3000 khotbah. Tapi selama hidup, saya tidak bisa
mengingat satu khotbah pun. Jadi saya rasa saya telah memboroskan
begitu banyak waktu - demikian pun para pastor itu telah memboroskan
waktu
mereka dengan khotbah-khotbah itu."
Surat itu menimbulkan perdebatan yang hebat dalam kolom pembaca.
Perdebatan itu berlangsung berminggu-minggu sampai akhirnya ada
seseorang yang menulis demikian: "Saya sudah menikah selama 30 tahun.
Selama ini istri saya telah memasak 32.000 jenis masakan. Selama
hidup
saya
tidak bisa mengingat satu pun jenis masakan itu yang dilakukan istri
saya.
Tapi saya tahu bahwa masakan-masakan itu telah memberi saya kekuatan
yang saya perlukan untuk bekerja. Seandainya istri saya tidak
memberikan
makanan itu kepada saya, maka saya sudah lama meninggal."
Sejak itu tak ada lagi komentar tentang khotbah.


Cerita 2
Nenek Granny sedang menyambut cucu-cucunya pulang dari sekolah.
Mereka adalah anak-anak muda - anak muda yang sangat cerdas dan
sering
menggoda nenek mereka.
Kali ini, Tom mulai menggoda dia dengan berkata, "Nek, apakah nenek
masih pergi ke gereja pada hari minggu?"
"Tentu!"
"Apa yang nenek peroleh dari gereja? Apakah nenek bisa memberitahu
kami
tentang Injil minggu lalu..?"
"Tidak, nenek sudah lupa. Nenek hanya ingat bahwa nenek menyukainya."
"Lalu apa khotbah dari pastor?"
"Nenek tidak ingat. Nenek sudah semakin tua dan ingatan nenek
melemah.
Nenek hanya ingat bahwa ia telah memberikan khotbah yang memberi
kekuatan, Nenek menyukai khotbah itu."
Tom menggoda, "Apa untungnya pergi ke gereja jika nenek tidak
mendapatkan sesuatu dariNya?"
Nenek itu terdiam oleh kata-kata itu dan ia duduk di sana termenung.
Dan anak-anak lain tampak menjadi malu.
Kemudian nenek itu berdiri dan keluar dari ruangan tempat mereka
semua
duduk, dan berkata, "Anak-anak, ayo ikut nenek ke dapur."
Ketika mereka tiba di dapur, dia mengambil tas rajutan dan
memberikannya kepada Tom sambil berkata, "Bawalah ini ke mata air,
dan
isilah dengan air, lalu bawa kemari!"

"Nek, apa ini bukan lelucon?" tanya Tom.
"Tidak.., lakukanlah seperti yang kuperintahkan.
Saya ingin memperlihatkan kepadamu sesuatu."
Maka Tom berlari keluar dan dalam beberapa menit ia kembali dengan
tas
yang bertetes-teskan ..
"Lihat,nek," katanya. "Tidak ada air di dalamnya."
Benar," katanya.
"Tapi lihatlah betapa bersihnya tas itu sekarang.
Anak-anak, tidak pernah kamu ke gereja tanpa mendapatkan sesuatu yang
baik, meskipun kamu tidak mengetahuinya."


Cerita 3
KISAH NATAL
Suatu ketika, ada seorang pria yang menganggap Natal sebagai sebuah
takhayul belaka.
Dia bukanlah orang yang kikir. Dia adalah pria yang baik hati dan
tulus, setia kepada keluarganya dan bersih kelakuannya terhadap orang
lain.
Tetapi ia tidak percaya pada kelahiran Kristus yang diceritakan
setiap
gereja di hari Natal . Dia sunguh-sungguh tidak percaya.
"Saya benar-benar minta maaf jika saya membuat kamu sedih," kata pria
itu kepada istrinya yang rajin pergi ke gereja.
"Tapi saya tidak dapat mengerti mengapa Tuhan mau menjadi manusia.
Itu adalah hal yang tidak masuk akal bagi saya "
Pada malam Natal , istri dan anak-anaknya pergi menghadiri kebaktian
tengah malam di gereja.
Pria itu menolak untuk menemani mereka.
"Saya tidak mau menjadi munafik," jawabnya.
"Saya lebih baik tinggal di rumah. Saya akan menunggumu sampai
pulang."

Tak lama setelah keluarganya berangkat, salju mulai turun.
Ia melihat keluar jendela dan melihat butiran-butiran salju itu
berjatuhan.
Lalu ia kembali ke kursinya di samping perapian dan mulai membaca
surat
kabar.
Beberapa menit kemudian, ia dikejutkan oleh suara ketukan.
Bunyi itu terulang tiga kali.
Ia berpikir seseorang pasti sedang melemparkan bola salju ke arah
jendela rumahnya.
Ketika ia pergi ke pintu masuk untuk mengeceknya, ia menemukan
sekumpulan burung terbaring tak berdaya di salju yang dingin.
Mereka telah terjebak dalam badai salju dan mereka menabrak kaca
jendela ketika hendak mencari tempat berteduh.
Saya tidak dapat membiarkan makhluk kecil itu kedinginan di sini,
pikir
pria itu.
Tapi bagaimana saya bisa menolong mereka?
Kemudian ia teringat akan kandang tempat kuda poni anak-anaknya.
Kandang itu pasti dapat memberikan tempat berlindung yang hangat.
Dengan segera pria itu mengambil jaketnya dan pergi ke kandang kuda
tersebut.
Ia membuka pintunya lebar-lebar dan menyalakan lampunya. Tapi
burung-burung itu tidak masuk ke dalam.
Makanan pasti dapat menuntun mereka masuk, pikirnya.
Jadi ia berlari kembali ke rumahnya untuk mengambil remah-remah roti
dan menebarkannya ke salju untuk membuat jejak ke arah kandang.
Tapi ia sungguh terkejut.
Burung-burung itu tidak menghiraukan remah roti tadi dan terus
melompat-lompat kedinginan di atas salju.
Pria itu mencoba menggiring mereka seperti anjing menggiring domba,
tapi justru burung-burung itu berpencaran kesana-kemari, malah
menjauhi
kandang yang hangat itu.
"Mereka menganggap saya sebagai makhluk yang aneh dan menakutkan,"
kata
pria itu pada dirinya sendiri, "dan saya tidak dapat memikirkan cara
lain untuk memberitahu bahwa mereka dapat mempercayai saya.
Kalau saja saya dapat menjadi seekor burung selama beberapa menit,
mungkin saya dapat membawa mereka pada tempat yang aman."

Pada saat itu juga, lonceng gereja berbunyi.
Pria itu berdiri tertegun selama beberapa waktu, mendengarkan bunyi
lonceng itu menyambut Natal yang indah.
Kemudian dia terjatuh pada lututnya dan berkata, "Sekarang saya
mengerti," bisiknya dengan terisak.
"Sekarang saya mengerti mengapa KAU mau menjadi manusia."

Saudaraku, sering kita mengalami kejenuhan untuk pergi ke gereja dan
merasa tak ada gunanya, semoga cerita di atas ini bisa lebih meneguhkan
kita akan pentingnya ke gereja.

Nothing is impossible when we walk with God!

From : Yessy, sastra Inggris 2000
Source : Milis tetangga


Believing God's best for you,


CERITA DARI AFRIKA
Suatu malam Saya bekerja keras untuk menolong seorang ibu di sebuah
Bangsal rumah sakit; tapi apapun yang kami lakukan, dia meninggal dan
Meninggalkan bayi premature yang sangat mungil serta seorang anak
perempuan usia 2 tahun
yang menangis.

Kami mengalami kesulitan untuk menjaga agar si bayi tetap hidup,
Karena kami tidak punya incubator ( kami tidak punya listrik untuk
Menyalakan incubator)

Kami juga tidak punya makanan khusus bayi.

Meskipun kami tinggal di daerah khatulistiwa, di malam hari seringkali
udara sangat dingin dan anginya kencang.

Salah seorang muridku menaruh bayi itu dalam box dan membungkus bayi
dengan
kain wol. Yang lain menyalakan api dan mengisi botol air panas.

Kemudian muridku yang mengisi botol air panas segera kembali dengan
kebingungan sambil bercerita bahwa saat mengisi botol itu dan
ternyata meledak (Karet mudah rusak dalam kondisi cuaca tropis)

"Dan ini adalah botol air panas terakhir kita," dia berseru.

"Oke," kataku, "taruh bayi itu didekat api dalam jarak yang cukup
aman, dan tidurlah diantara bayi itu dan pintu untuk menjaga nya dari
angin.
Tugasmu adalah menjaga bayi tetap hangat."

Siang hari berikutnya, seperti hari sebelumnya, Aku pergi berdoa dengan
beberapa anak yatim piatu yang berkumpul denganku.

Aku berikan mereka bermacam-macam saran untuk mendoakan dan
bercerita pada mereka tentang bayi mungil itu.

Aku menceritakan masalah kami soal menjaga bayi supaya cukup hangat,
menyebutkan tentang botol air panas, dan bagaimana bayi itu bisa
dengan mudah meninggal bila kedinginan.
Saya juga bercerita pada mereka tentang saudara perempuannya yang
berumur 2
tahun, yang menangis karena ibunya meninggal.

Selama berdoa, seorang gadis usia 10 tahun, Ruth, berdoa dengan doa
singkat
seperti anak Afrika kami.

"Tolong, Tuhan" dia berdoa, "kirim kan botol air. Tidak baik besok,
Tuhan,
karena bayinya bisa mati, jadi tolong kirim sore ini."

Saat aku menarik napas dalam hati karena keberaniannya dalam berdoa, dia
menambahkan, "Dan saat Engkau mengirimkan botol air itu, maukah
Engkau mengirimkan juga boneka untuk gadis kecil itu, supaya dia tahu
bhw
Engkau sungguh mengasihinya?"

Seringkali dalam doa anak-anak, aku merasa ditempatkan pada pusatnya.
Dengan sungguh-sungguh kukatakan, "Amin". Oya aku tahu bahwa Tuhan dapat
melakukan segalanya, Alkitab mengatakan demikian. Tapi pasti ada
batasnya, kan? (pikiran manusia selalu ingin membatasi kuasa Tuhan)

Dan menurutku satu-satunya jalan Tuhan dapat menjawab doa-doa kami yaitu
jika keluargaku di Amerika mengirimi bingkisan.

Namun aku sudah tinggal selama hampir 4 tahun, dan tidak pernah, sama
sekali menerima bingkisan dari rumah. Tapi, bila sesorang mengirimi ku
bingkisan, siapa yang akan memberi botol air panas. Sebab aku tinggal di
daerah Tropis!

Menjelang sore, ketika aku sedang mengajar di sekolah pelatihan perawat,
sebuah parcel dikirimkan dengan mobil didepan pintu rumahku.

Saat aku sampai di rumah, mobilnya sudah pergi, tapi disana, di beranda,
ada dua puluh dua pon parcel yang sangat besar. Aku merasa pedih
dimataku.

Aku tidak dapat membuka parsel itu sendirian, jadi aku meminta ke
anak-anak
yatim piatu untuk membantuku.

Bersama-sama kami menarik talinya, dengan hati-hati membuka
simpulnya. Kami melipat kertasnya, supaya tidak menyobeknya. Kegembiraan
meningkat.

Sebanyak 30 atau 40 pasang mata melihat ke dalam kardus tersebut.

Dari atas, kami aku mengeluarkan baju rajutan berwarna cerah. Mata kami
langsung silau melihatnya.
Ada perban rajutan untuk pasien kusta, dan

anak-anak mulai terlihat sedikit bosan.

Lalu ada sekotak kismis, ini bisa dipakai untuk membuat setumpuk kue
kismis
di akhir pekan.

Lalu, aku memasukkan tanganku lagi, aku merasa .... benarkah ini?? Aku
menariknya keluar .... yaa .... ini baru, botol air panas karet. Aku
menangis terharu.

Aku tidak meminta Tuhan untuk mengirimkannya. Aku tidak percaya
bahwa Dia benar-benar melakukannya. Ruth ada di barisan depan dari
anak2. Ia
cepat2 maju, sambil menangis, " Jika Tuhan mengirimkan botolnya, Dia
harus
mengirim bonekanya juga!"

Sambil mengobrak-abrik bagian bawah kotak, dia menarik sesuatu yang
mungil,
boneka bergaun indah.

Matanya berkilau ! Dia tidak pernah sangsi!

Sambil melihatku, dia berkata : " Dapatkah aku pergi bersamamu &
memberikan
boneka ini kepada gadis kecil itu, supaya dia tahu, Yesus sangat
mencintainya??

Ternyata parcel ini telah dipersiapkan dan dikirim 5 bulan lalu. Di
bungkus
oleh Siswa Kelas Hari Mingguku, yang mana saat mempersiapkan parcel itu,
Tuhan telah memerintahkannya juga untuk mengirimi botol air panas
walaupun
di daerah Tropis. Lalu salah satu dari siswaku juga telah memberikan
boneka
untuk dikirimkan ke anak Afrika - Dan itu semua terjadi 5 bulan
sebelumnya,
sebagai jawaban dari doa seorang anak gadis 10 tahun untuk membawanya
"sore itu"

(Yesaya 65:24)
"Maka sebelum mereka memanggil, Aku sudah menjawabnya; ketika mereka
sedang berbicara, Aku sudah mendengarkannya."


CINTA - PERNIKAHAN

From : Yessy, Sastra Inggris 2000
Source : Milis tetangga


Suatu hari, Plato bertanya kepada gurunya (Socrates), Apa itu cinta?
Bagaimana saya bisa menemukannya?

Gurunya menjawab, Ada ladang gandum yang luas di depan sana.

Berjalanlah, tetapi jangan mundur kembali, kemudian ambillah satu buah
ranting.

Jika kamu menemukan ranting yang kamu anggap paling menakjubkan, artinya
kamu telah menemukan cinta.

Plato kemudian berjalan, tidak berapa lama kemudian ia kembali dengan
tangan kosong tanpa membawa apapun.

Gurunya bertanya, Mengapa kamu tidak membawa satu ranting pun?

Plato menjawab, Aku hanya boleh membawa satu saja dan saat berjalan tidak
boleh mundur kembali (berbalik). Sebenarnya aku telah menemukan yang
paling menakjubkan, tapi aku tidak tahu apakah ada yang lebih menakjubkan
lagi di depan sana, jadi ranting tersebut tidak kuambil.

Setelah aku melanjutkan perjalanan, baru aku sadar bahwa ranting-ranting
yang kutemukan kemudian tidak sebagus ranting yang tadi, jadi akhirnya tak
sebatang ranting pun yang kuambil.

Guru menjawab, Itulah yang dimaksud dengan cinta.

+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Beberapa hari kemudian, Plato kembali bertanya
kepada gurunya, Apa itu perkawinan?
Bagaimana saya bisa menemukannya?

Gurunya menjawab, Ada hutan yang subur di depan sana. Berjalanlah tanpa
boleh mundur kembali (menoleh) dan kamu hanya boleh menebang satu pohon
saja.
Jika kamu menemukan pohon yang paling tinggi, tebanglah.

Dengan begitu artinya kamu telah menemukan apa itu perkawinan.

Plato kemudian berjalan dan tidak berapa lama kemudian ia kembali dengan
membawa sebuah pohon. Pohon tersebut bukanlah pohon yang tinggi. Pohon itu
biasa-biasa saja.

Gurunya bertanya,
Mengapa kamu memotong pohon yang seperti itu?

Plato menjawab, Berdasarkan pengalamanku sebelumnya, ternyata aku kembali
dengan tangan kosong.

Jadi pada kesempatan ini, aku lihat pohon ini dan kurasa tidak terlalu
buruk.

Jadi kuputuskan untuk menebangnya dan membawanya ke sini.
Aku tidak mau kehilangan kesempatan untuk mendapatkannya.

Gurunya menjawab, Itulah yang dimaksud dengan perkawinan.

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Cinta itu semakin dicari, semakin tidak ditemukan.

Cinta adanya di dalam lubuk hati, ketika kita dapat menahan keinginan dan
harapan yang lebih.

Ketika pengharapan dan keinginan berlebihan akan cinta, maka yang didapat
adalah kehampaan.

Tak ada satupun yang didapat serta tidak dapat dimundurkan kembali.

Waktu dan masa tidak dapat diputar mundur.

Terima cinta apa adanya.


Perkawinan adalah kelanjutan dari cinta.
Perkawinan merupakan proses mendapatkan kesempatan.

Ketika kau mencari yang terbaik diantara pilihan yang ada,maka kau akan
mengurangi kesempatan untuk mendapatkannya.

Ketika kesempurnaan ingin kau dapatkan, maka sia-sialah waktumu untuk
mendapatkan perkawinan itu.

Karena kesempurnaan itu hampa adanya.

Bible Messages in Spiderman 3

From : Yessy, Sastra Inggris 2000
Source : Milis tetangga

Pemain: Tobey Maguire, Kirsten Dunst, James Franco, Rosemary Harris, J.K. Simmons, Thomas Haden Church, Topher Grace, Bryce Dallas Howard, Daniel Gillies, Ted Raimi, Adrian Lester, Theresa Russell, James Cromwell, Elizabeth Banks, Steve Valentine.
Penulis: Alvin Sargent
Sutradara: Sam Raimi
Sinopsis: Peter akhirnya mendapatkan cinta MJ, tapi ia juga harus menjalankan tugasnya sebagai pahlawan Spidey. Di tengah usahanya untuk menyeimbangkan waktu, pakaian Spidey-nya terkontaminasi alien sehingga menjadi hitam dan merasuk ke tubuhnya. Ia menjadi sombong dan jahat. Sementara itu, musuh supernya yang baru: Sandman dan New Goblin membuatnya kewalahan, tapi lebih kewalahan lagi ketika ia harus bertarung dengan dirinya sendiri.


Sony Pictures gak salah milih orang waktu mereka ngasih tugas buat ‘menghidupkan’ tokoh komik Spider-Man 7 tahun lalu kepada Sam Raimi (47). Setidaknya, Sony dapet 1,6 milyar dollar Amrik hanya dari 2 film Spidey. Dengan bujet 250 juta dolar, Spider-Man 3 jadi film termahal sepanjang masa, tapi gak bisa dipungkiri mereka gak cuman balik modal, tapi jadi tambah tajir. Di tangan Raimi, Spider-Man gak cuman jadi tokoh superhero yang selalu benar dan sukses, tapi karakter Peter Parker banyak dikembangkan sebagai manusia biasa yang gak luput dari dosa, serta cerita yang mengusung tema kristiani!

Dalam wawancaranya dengan Christianity Today, Raimi berbicara tentang tema spiritual Alkitab dari filmnya, terutama bagian yang ketiga yang tayang Mei lalu. Dari semenjak Spider-Man pertama dan kedua, moralitas alkitabiah kental dalam ceritanya. Bahkan Spider-Man 2 (2004) bisa dibilang The Passion of Peter Parker, dimana Peter bergumul tentang apakah ia harus jadi pahlawan atau tidak, dan diakhiri dengan adegan menahan laju kereta api dengan posisi seperti disalib dan luka di telapak tangannya, menyelamatkan ratusan orang dalam kereta, lalu ia ‘mati’ dan hidup kembali untuk menjadi pahlawan.

Kini, film yang ketiga, menggambarkan apa yang dikatakan Paulus di Roma 7:15 “Sebab apa yang aku perbuat, aku tidak tahu. Karena bukan apa yang aku kehendaki yang aku perbuat, tetapi apa yang aku benci, itulah yang aku perbuat.”. Makanya taglinenya pun berbunyi “The Battle Within” (perang dengan diri sendiri). Film ini menampilkan cinta, persahabatan, kesombongan, dendam, pengakuan dosa, pengampunan dan penebusan dosa, semua yang diajarkan di Alkitab. “Peter harus menyingkirkan kesombongannya. Dia juga harus menyingkirkan hasratnya untuk membalas dendam. Dia belajar bahwa kita semua manusia berdosa. Dia harus belajar mengampuni” begitu jelas Sam Raimi.

Oke deh, selain pertarungan seru, drama yang mengharukan dan special effex yang keren abis, apa aja yang bisa kita dapet dari Spider-Man 3? Tema besarnya adalah mengalahkan cobaan, “Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan!” (Roma 12:21). Dan setidaknya ada 5 hal yang bisa kita pelajari.

1. KITA BUTUH ORANG LAIN
Setelah dalam Spider-Man 2 Peter malah menuai kebencian dari orang-orang gara-gara koran Daily Bugle yang mendiskreditkan dia dan menganggapnya kriminal, kini koran pimpinan Jonah J. Jameson itu mulai ‘bersahabat’ dengannya. Ia kembali dielu-elukan sebagai pahlawan, semua orang mengidolakan dia. Apalagi ketika Spidey berhasil menyelamatkan Gwen Stacy, putri komisaris polisi New York, ia dapet penghargaan dan publisitas yang bikin dia gede kepala! Kesombongannya bikin ia lupa diri, ia menyakiti hati Mary Jane. Ketika MJ butuh Peter untuk memahami perasaannya yang hancur gara-gara dipecat dari pekerjaan impiannya, Peter malah ngomongin hebatnya Spider-Man. Buntutnya, MJ kecewa, marah, dan hubungan mereka terancam. “Sebab siapakah yang menganggap engkau begitu penting? Dan apakah yang engkau punyai, yang tidak engkau terima? Dan jika engkau memang menerimanya, mengapakah engkau memegahkan diri, seolah-olah engkau tidak menerimanya?” (1 Korintus 4:7).

Mary Jane mengingatkan Peter, “Kita semua butuh pertolongan orang lain suatu saat, Peter. Bahkan Spider-Man sekalipun!”. Dan hal itu dibuktikan, di akhir cerita Spidey butuh ‘pahlawan’ lain untuk menolong MJ dari ancaman Sandman dan Venom.

2. MEMBUKA CELAH BAGI DOSA
“Biasanya aku memakai dosa seperti pakaian, kini ia menempel di kulitku!” Alfred deMusset (1810-1857, seniman Prancis)

Sebuah meteor terdampar di bumi, sejenis alien berbentuk cairan hitam kental mengikuti Peter Parker sampai ke rumah kontrakannya. Alien ini hanya memperhatikan dan memperhatikan, seperti mencari kesempatan dan celah. Dan hari itu tiba, Peter diliputi dendam kesumat di hatinya karena berita pembunuh asli pamannya kabur dari penjara. Dalam suasana hati penuh benci itulah si Alien merasuki pakaian Spidey-nya, dan mengubahnya menjadi hitam. Ketika Peter memakainya, ada perasaan ‘enak’ yang ia rasakan. Awalnya, baju Spidey yang sudah berubah warna menjadi hitam itu bisa dengan mudah dipakai dan dilepas. Ia menjadi brutal, membunuh, penuh cemburu buta, menyakiti dan penuh kebencian. Ia ‘membunuh’ Sandman, menyakiti MJ, mengucapkan hal-hal yang gak pantas pada Harry Osborne dan ia mempermalukan Eddie Brock. Semakin lama pakaian hitam itu dipakainya, ia menyatu dengan tubuhnya sehingga sulit dilepaskan! Ia gak lagi bisa mengontrolnya, semua perbuatannya gak bisa ia kendalikan. Padahal Peter udah menyesali segala perbuatan buruknya.

Jaga hati dari hal-hal yang gak berkenan. Jauhi benci. Ampuni orang yang bersalah pada kita. Jangan dendam. Soalnya ketika kita membiarkan hati kita diliputi hal yang negatif, dosa sudah mengintip, mencari kesempatan dan celah, sama kayak si alien yang nyari celah menunggu hati Peter penuh benci untuk kemudian ia kuasai. “Hendaklah kalian waspada dan siap siaga! Sebab Iblis adalah musuhmu. Ia seperti singa berjalan ke sana kemari sambil mengaum mencari mangsanya.” (1 Petrus 5:8 BIS)

“Sungguhpun kejahatan manis rasanya di dalam mulutnya, sekalipun ia menyembunyikannya di bawah lidahnya, menikmatinya serta tidak melepaskannya, dan menahannya pada langit-langitnya...” (Ayub 20:12-16). Dosa itu rasanya manis, enak dilakukan. Nonton pilem porno? Enak. Mencuri? Enak. Balas dendam? Enak. Mencontek? Enak. Tapi ketika dosa yang enak itu dilakukan dan dilakukan, akan menjadi kebiasaan. Dan ketika jadi kebiasaan, kita akan sulit melepaskannya! Kita menjadi hamba dosa, dosa yang mengatur kita, dosa yang mengontrol kita. Ujung-ujungnya bisa maut! “Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya setiap orang yang berbuat dosa, adalah hamba dosa.” (Yohanes 8:34). “Sebab itu hendaklah dosa jangan berkuasa lagi di dalam tubuhmu yang fana, supaya kamu jangan lagi menuruti keinginannya.” (Roma 6:12).

Phillip Brooks, seorang penulis, berkomentar tentang film ini, “Berperanglah dengan dosamu, dan biarkan peperangan itu membuatmu jadi rendah hati dan penuh simpati ketika kamu harus bertarung dengan dosa-dosa di dunia ini”.

3. DENDAM
Peter tergoda untuk membalas dendam, tapi Bibi May menasehatinya dengan bijak, “Saya kira gak ada alasan untuk kita bergembira atas kematian orang lain. Pamanmu gak akan mau kamu hidup dengan dendam dalam hatimu walaupun hanya sedetik. Dendam itu seperti racun. Ia dapat menguasai kita. Dan sebelum kita menyadarinya, ia sudah membuat kita jadi jahat!”.

Ketika Peter sadar akan kekhilafannya, ia menyesal dan ingin melepaskan ‘pakaian dosanya’, tapi ternyata ‘pakaian dosa’ itu sudah melekat dengan tubuhnya dan gak bisa dilepas. Peter lalu datang pada Tuhan (digambarkan dengan masuk ke sebuah gereja) dan Tuhan menjawabnya dan melepaskannya dari pakaian itu (jawabannya berupa suara lonceng gereja yang membuat pakaiannya terlepas).

Di malam yang sama, Eddy Brock datang kepada Tuhan, tapi dengan membawa hati yang penuh dendam kesumat pada Peter yang telah mempermalukannya dan merebut pacarnya, “Aku orang baik-baik. Aku datang pada-Mu hari ini dengan rendah hati dan malu. Untuk memohon pada-Mu satu hal: aku ingin Kau bunuh Peter Parker!”. Dan sekalipun ia ada dalam gereja, dengan hati penuh benci, dosa hinggap kepadanya dan mengubahnya menjadi si iblis Venom. “Saya diberikan kekuatan yang belum pernah saya impikan. Seperti turun untukku dari surga!” ujar Venom, dia tidak menyadari bahwa kekuatan itu berasal dari ‘neraka’. Di akhir cerita, Eddy malah memilih untuk gak mau melepaskan pakaiannya, padahal Peter sudah menolongnya melepaskan dirinya dari pakaian alien itu, akibatnya Eddy mati bersama ‘pakaian dosa’ itu. “Dan apabila keinginan itu telah dibuahi, ia melahirkan dosa; dan apabila dosa itu sudah matang, ia melahirkan maut.” (Yakobus 1:15)

3. KITA PUNYA PILIHAN
Spider-Man 1-3 selalu menekankan tentang pilihan. Peter menemukan bahwa pembunuh asli pamannya ternyata masih berkeliaran, tapi ia bisa memilih untuk membalas dendam atau mengampuni. Eddy Brock dipermalukan oleh Peter Parker yang mengakibatkan ia dipecat dengan gak hormat, belum lagi pacarnya diserobot sama Peter, tapi ia bisa memilih untuk memaafkan atau membalas dendam. Harry Osborne pun demikian, ia memilih untuk dikuasai amarah dan memburu Spidey demi membalas dendam kematian ayahnya. Bernard, pelayannya Harry, bilang gini: “Aku telah menyaksikan bagaimana kegelapan menguasai ayahmu, angkara murka yang harus ia bayar dengan nyawanya”. Akankah Harry melihat cahaya dan meninggalkan kegelapan itu? “Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya.” (Yohanes 1:5).

4. PENGAMPUNAN ADALAH KEKUATAN SUPER SEBENARNYA
Peter pun harus memilih. Di akhir cerita ia memilih yang benar. Ia memilih untuk mengampuni Flint Marko, sang pembunuh pamannya. “… dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian.” (Kolose 3:13). Seperti pepatah cina bilang, “Siapa mencari pembalasan dendam, ia harus menggali dua lubang kuburan. Satu untuk musuhnya, satu lagi untuk dirinya sendiri”.

Sam Raimi bilang Peter harus merendahkan dirinya, “Peter menganggap dirinya ‘tak berdosa’ dibanding para penjahat. Makanya kami (Raimi dan tim) ingin membuat Peter mengerti bahwa hidup itu tidak hitam putih, kita semua adalah manusia, dia tidak lebih baik dari orang lain. ....dia harus belajar bahwa diapun gak luput dari dosa, dan sebaliknya, para ‘penjahat’ itupun punya rasa kemanusiaan. Yang harus kita lakukan adalah untuk tidak membalas dendam, tapi mengampuni”.

Nggak ada penjahat dalam Spider-Man 3. Semua karakter di dalamnya hanyalah manusia yang mencari hidup baru, solusi dan pengampunan. Flint Marko (Sandman) terlibat tindak kriminal karena putus asa mencari biaya untuk pengobatan anaknya, Peter bilang padanya: “Saya pikir, sudah cukup hukuman untukmu”, ia ingin Flint memulai hidup barunya. Nasehat yang sama ia bilang juga pada Eddie Brock, “Jangan menyerah pada angkara, Eddie. Dia hanya membuatmu jadi penuh kebencian”.

“Apa yang kita punya di dunia ini adalah kasih sayang dari sahabat dan keluarga kita, dan kenyataan bahwa mereka layak untuk mendapatkan pengampunan kita” (Peter Parker)

5. NYAWA UNTUK SAHABAT
Dalam film ini, Harry Osborne-lah yang mewakili sosok Kristus khususnya dalam hal pengorbanan. Ketika Harry harus masuk rumah sakit, seorang suster memuji temen-temennya Harry yang baik-baik (Peter dan Mary Jane), dan Harry bilang begini: “Mereka sahabatku, aku rela mati untuk mereka”. Pada akhir cerita, Harry mengorbankan dirinya untuk mati terbunuh oleh Venom untuk melindungi Peter Parker.

Sama persis kan kayak yang dikatakan Yesus, “Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya. Kamu adalah sahabat-Ku…” (Yohanes 15:13-14a). Dan kita tau semua kalo Yesus membuktikan kasihNya dengan memberikan nyawaNya untuk sahabat-sahabatNya, yakni kita semua, sehingga kita beroleh keselamatan.

The Truth about His name "Jesus" (Kebenaran akan nama Yesus)

From : Yessy, Sastra Inggris 2000

Source : Milis tetangga



Apakah anda tahu tentang fakta2 ini? Saya yakin anda belum

Mengetahuinya sampai saat ini.

Kematian adalah pasti, namun Alkitab menuliskan tentang kematian Yang tidak dapat ditentukan kapan waktunya tiba. Buatlah kajian Pribadi tentang ini.. Sangatlah menarik.. Bacalah sampai selesai.

Dalam Galatia 6:7, Alkitab mengatakan: "Jangan sesat! Allah tidak Membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu Juga yang akan dituainya"

Here are some men and women who mocked God:

Inilah fakta atas beberapa orang yang telah mengolok-olok Tuhan:

JOHN LENNON (Singer) - - - JOHN LENNON (Penyanyi kelompok the Beatles):

John Lennon setelah mengatakan bahwa the Beatles lebih terkenal dari Yesus Kristus, dibunuh oleh penggemarnya dengan 6 kali tembakan.

TANCREDO NEVES (Presiden Brasil)

Selama masa kampanye kepresidenannya, dia berkata bahwa jika IA Mendapatkan 500,000 suara pemilih dari partainya, maka Tuhan pun Tidak akan bisa menyingkirkan dia dari posisi kepresidenannya.

Tancredo Neves memang berhasil mendapatkan suaranya, namun dia jatuh Sakit sehari sebelum pelantikannya sebagai presiden, Dan kemudian Meninggal.

CAZUZA (Bi-sexual Brazilian composer, singer and poet) - - - CAZUZA (komposer Brasil penganut bi-sexual, penyanyi and penulis puisi):

Selama show-nya di Canecio ( Rio de Janeiro ), ketika IA sedang Menghisap rokok, dia menghembuskan beberapa ASAP rokoknya ke udara Dan berkata" "Tuhan, ini (ASAP rokok) untuk-Mu."

Dia meninggal dalam keadaan yg sangat mengerikan karena AIDS pada Usia 32 tahun.

Orang yang membuat TITANIC

Dengan nada mengejek dia menjawab: "Tuhan pun tidak akan bias Menenggelamkannya. "

Hasilnya: Saya rasa anda semua tahu apa yang terjadi dengan Titanic.

MARILYN MONROE (Aktris):

Setelah mendengarkan apa yang ingin disampaikan oleh Billy Graham, Dia berkata" "Saya tidak perlu Yesus-mu."

Seminggu kemudian Marilyn Monroe ditemukan tewas di apartemennya.

BON SCOTT (Singer) - - - BON SCOTT (Penyanyi):

Mantan vokalis AC/DC. Dalam salah satu lagu yg dinyanyikannya tahun 1979 berbunyi: "Jangan hentikan saya, saya akan terus turun, turun Ke jalan neraka."

Pada tgl 19 Februari 1980, Bon Scoot ditemukan tewas karena tersedak Oleh muntahnya sendiri.

CAMPINAS (in 2005) - - - CAMPINAS (tahun 2005):

Di Campinas, Brasil, sekelompok sahabat yang mabuk pergi untuk Menjemput seorang temannya.



Pada saat ibu anak tersebut mengantar anaknya ke Mobil, dia sangat Kuatir dengan kemabukan teman2nya; sambil memegang tangan anaknya yg Duduk di Mobil dia berkata: "Anakku, pergilah bersama dengan Tuhan, Dan kiranya Dia melindungimu. ."

Anaknya menjawab: "Ya jika Tuhan mau duduk di bagasi, sebab di dalam Sini sudah penuh."

Beberapa jam kemudian, Ada berita/informasi yang mengabarkan bahwa Anak-anak muda tersebut mengalami sebuah kecelakaan yang fatal, Dan Semuanya tewas. Mobilnya bahkan tidak dapat dikenali lagi Jenisnya.., namun anehnya bagasi Mobil tersebut utuh.

Polisi berkata bahwa tidak mungkin bagasi mobil tersebut bisa utuh. Yang lebih mengejutkan mereka, di dalam bagasi tersebut ada 1 peti telur, namun tidak ada satu pun yang pecah.

CHRISRTINE HEWITT (Jurnalis Jamaica & penghibur)

Berkata bahwa Alkitab (Firman Tuhan) adalah buku terburuk yang pernah ditulis.

Juni 2006, dia ditemukan tewas terbakar di motornya dan tak dapat dikenali lagi.

Banyak orang-orang penting yang lupa bahwa tidak ada nama lain yang pada-Nya diberikan kuasa penuh selain nama Yesus. Banyak yang telah mati, namun hanya Yesus yang mati dan bangkit kembali, dan Dia tetap hidup selamanya.

Rahasia si Untung

From : Yessy, Sastra Inggris 2000

Source : Milis tetangga



RAHASIA SI UNTUNG

Anda pasti kenal tokoh is Untung di komik Donal Bebek. Berlawanan dengan
Donal yang selalu sial. Si Untung ini dikisahkan untung terus. Ada saja
keberuntungan yang selalu menghampiri tokoh bebek yang di Amerika bernama
asli Gladstoneini. Betapa enaknya hidup is Untung.

Pemalas, tidak pernah bekerja, tapi selalu lebih untung dari Donal. Jika
Untung Dan Donal berjalan bersama, yang tiba-tiba menemukan sekeping uang
dijalan, pastilah itu is Untung. Jika Anda juga ingin selalu beruntung
seperti is Untung, don't worry, ternyata beruntung itu Ada ilmunya.

Professor Richard Wiseman dari University of Hertfordshire Inggris,
mencoba meneliti hal-hal yang membedakan orang2 beruntung dengan yang
sial. Wiseman merekrut sekelompok orang yang merasa hidupnya selalu
untung, Dan sekelompok lain yang hidupnya selalu sial. Memang kesannya
seperti main-main, bagaimana mungkin keberuntungan bisa diteliti. Namun
ternyata memang orang yang beruntung bertindak berbeda dengan mereka yang
sial.

Misalnya, dalam salah satu penelitian the Luck Project ini, Wiseman
memberikan tugas untuk menghitung berapa jumlah foto dalam Koran yang
dibagikan kepada dua kelompok tadi. Orang2 dari kelompok sial memerlukan
waktu rata-rata 2 menit untuk menyelesaikan tugas ini. Sementara mereka
dari kelompok is Untung hanya perlu beberapa detik saja! Lho kok bisa?

Ya, karena sebelumnya pada halaman ke dua Wiseman telah meletakkan tulisan
yang tidak kecil berbunyi "berhenti menghitung sekarang! Ada 43 gambar di
Koran ini". Kelompol sial melewatkan tulisan ini ketika asyik menghitung
gambar Bahkan, lebih iseng lagi, di tengah2 Koran, Wiseman menaruh pesan
lain yang bunyinya: "berhenti menghitung sekarang Dan bilang ke peneliti
Anda menemukan ini, Dan menangkan $250!" Lagi-lagi kelompok sial
melewatkan pesan tadi! Memang benar2 sial.

Singkatnya, dari penelitian yang diklaimnya "scientific" ini, Wiseman
menemukan 4 faktor yang membedakan mereka yang beruntung dari yang sial:

1. Sikap terhadap peluang.
Orang beruntung ternyata memang lebih terbuka terhadap peluang. Mereka
lebih peka terhadap adanya peluang, pandai menciptakan peluang, Dan
bertindak ketika peluang datang. Bagaimana hal ini dimungkinkan? Ternyata
orang-orang yg beruntung memiliki sikap yang lebih rileks Dan terbuka
terhadap pengalaman-pengalam an baru. Mereka lebih terbuka terhadap
interaksi dengan orang-orang yang baru dikenal, Dan menciptakan
jaringan-jaringan sosial baru. Orang yang sial lebih tegang sehingga
tertutup terhadap kemungkinan- kemungkinan baru. Sebagai contoh, ketika
Barnett Helzberg seorang pemilik toko permata di New York hendak menjual
toko permata nya, tanpa disengaja sewaktu berjalan di depan Plaza Hotel,
dia mendengar seorang wanita memanggil pria di sebelahnya: "Mr. Buffet!"
Hanya kejadian sekilas yang mungkin akan dilewatkan kebanyakan orang yang
kurang beruntung. Tapi Helzber berpikir
lain. Ia berpikir jika pria di sebelahnya ternyata adalah Warren Buffet,
salah seorang investor terbesar di Amerika, maka dia berpeluang menawarkan
jaringan toko permata nya. Maka Helzberg segera menyapa pria di
sebelahnya, Dan betul ternyata dia adalah Warren Buffet.

Perkenalan pun terjadi Dan Helzberg yang sebelumnya sama sekali tidak
mengenal Warren Buffet, berhasil menawarkan bisnisnya secara langsung
kepada Buffet, face to face. Setahun kemudian Buffet setuju membeli
jaringan toko permata milik Helzberg. Betul-betul beruntung.

2. Menggunakan intuisi dalam membuat keputusan.
Orang yang beruntung ternyata lebih mengandalkan intuisi daripada logika.
Keputusan-keputusan penting yang dilakukan oleh orang beruntung ternyata
sebagian besar dilakukan atas dasar bisikan "hati nurani" (intuisi)
daripada hasil otak-atik angka yang canggih. Angka-angka akan sangat
membantu, tapi final decision umumnya dari "gut feeling". Yang Barangkali
sulit bagi orang yang sial adalah, bisikan hati nurani tadi
akan sulit Kita dengar jika otak Kita pusing dengan penalaran yang tak
berkesudahan.
Makanya orang beruntung umumnya memiliki metoda untuk mempertajam intuisi
mereka, misalnya melalui meditasi yang teratur. Pada kondisi mental yang
tenang, Dan pikiran yang jernih, intuisi akan lebih mudah diakses. Dan
makin sering digunakan, intuisi Kita juga akan semakin tajam.
Banyak teman saya yang bertanya, "mendengarkan intuisi" itu bagaimana?
Apakah tiba2 Ada suara yang terdengar menyuruh Kita melakukan sesuatu?
Wah, kalau pengalaman saya tidak seperti itu. Malah kalau tiba2 mendengar
suara yg tidak ketahuan sumbernya, bisa2 saya jatuh pingsan. Karena ini
subyektif, mungkin saja Ada orang yang beneran denger suara.Tapi kalau
pengalaman saya, sesungguhnya intuisi itu sering muncul dalam
berbagai bentuk, misalnya:
- Isyarat dari badan. Anda pasti sering mengalami. "Gue kok tiba2
deg-degan ya, mau dapet rejeki kali", semacam itu. Badan Kita sesungguhnya
sering memberi isyarat2 tertentu yang harus Anda maknakan. Misalnya Anda
kok tiba2 meriang kalau mau dapet deal gede, ya diwaspadai saja kalau
tiba2 meriang lagi.
- Isyarat dari perasaan. Tiba-tiba saja Anda merasakan sesuatu yang lain
ketika sedang melihat atau melakukan sesuatu. Ini yang pernah saya alami.
Contohnya, waktu saya masih kuliah, saya suka merasa tiba-tiba excited
setiap kali melintasi kantor perusahaan tertentu. Beberapa tahun kemudian
saya ternyata bekerja di kantor tersebut. Ini masih terjadi untuk beberapa
hal lain.
- Isyarat dari luar. "Follow the omen" demikian kalau kata Paulo Coelho di
buku the Alchemist. Baca "isyarat2" dari luar yang datang pada Anda. Saya
juga beberapa kali mengalami. Misalnya pernah saja tiba2 di TV saya kok
merasa sering melihat iklan suatu perusahaan tertentu, kemudian ketemu
teman kok membicarakan perusahaan itu lagi, di jalan melihat iklan
perusahaan tadi. Belakangan perusahaan tadi ternyata menjadi klien saya.
Jadi kalau akhir2 ini Anda sering berpapasan dengan Mercedez S Class dua
pintu, barangkali itu suatu pertanda.

3. Selalu berharap kebaikan akan datang.
Orang yang beruntung ternyata selalu ge-er terhadap kehidupan. Selalu
berprasangka baik bahwa kebaikan akan datang kepadanya. Dengan sikap
mental yang demikian, mereka lebih tahan terhadap ujian yang menimpa
mereka, dan akan lebih positif dalam berinteraksi dengan orang lain. Coba
saja Anda lakukan tes sendiri secara sederhana, tanya orang sukses yang
Anda kenal, bagaimana prospek bisnis kedepan. Pasti mereka akan
menceritakan optimisme dan harapan.

4. Mengubah hal yang buruk menjadi baik
Orang-orang beruntung sangat pandai menghadapi situasi buruk dan
merubahnya menjadi kebaikan. Bagi mereka setiap situasi selalu ada sisi
baiknya.
Dalam salah satu tes nya Prof Wiseman meminta peserta untuk membayangkan
sedang pergi ke bank dan tiba-tiba bank tersebut diserbu kawanan perampok
bersenjata. Dan peserta diminta mengutarakan reaksi mereka Reaksi orang
dari kelompok sial umunya adalah: "wah sial bener ada di tengah2
perampokan begitu". Sementara reaksi orang beruntung, misalnya adalah:
"untung saya ada disana, saya bisa menuliskan pengalaman saya untuk media
dan dapet duit". Apapun situasinya orang yg beruntung pokoknya untung
terus. Mereka dengan cepat mampu beradaptasi dengan situasi buruk dan
merubahnya menjadi keberuntungan.

Sekolah Keberuntungan.
Bagi mereka yang kurang beruntung, Prof Wiseman bahkan membuka Luck School .
Saya yakin Anda semua sudah beruntung dan tidak perlu bersekolah di Luck
School. Tapi ada baiknya mengintip sedikit, latihan2 apa yang diberikan di
Luck School.
Salah satu yang menonjol dari orang sial adalah betapa mereka sering
mengabaikan hal-hal yang positif di sekitar mereka Misalnya salah satu
pasien Prof Wiseman, adalah seorang wanita single parent, yang sangat
sial. Ketika diminta menceritakan hidupnya akan segera nyerocos
menceritakan setiap detil kesialannya. Betapa sulitnya memperoleh
pasangan, sudah ketemu pria yang cocok tapi si pria jatuh dari motor, di
lain kesempatan si pria jatuh dan patah hidungnya, sudah hampir menikah,
gereja nya
terbakar, dan sebagainya. Pokoknya benar2 sial Padahal, dalam setiap
interview, si wanita datang membawa 2 orang anak yang sangat lucu2 dan
sehat. Sebagian besar dari kita akan merasa sangat beruntung memiliki 2
anak tadi. Tapi tidak bagi si wanita sial tadi Karena 2 anak lucu tadi
tidak ada dalam pikiran si wanita, yang otaknya sudah penuh dengan
"kesialan". Latihan yang diberikan Wiseman untuk orang2 semacam itu
adalah dengan membuat "Luck Diary", buku harian keberuntungan. Setiap
hari, wanita tadi harus mencatat hal-hal positif atau keberuntungan yang
terjadi.
Mereka dilarang keras menuliskan kesialan mereka. Awalnya mungkin sulit,
tapi begitu mereka bisa menuliskan satu keberuntungan, besok-besoknya akan
semakin mudah dan semakin banyak keberuntungan yg mereka tuliskan.

Dan ketika mereka melihat beberapa hari kebelakang Lucky Diary mereka,
semakin mereka akan sadari betapa mereka beruntung. Dan sesuai prinsip
"law of attraction", semakin mereka memikirkan betapa mereka beruntung,
maka semakin banyak lagi lucky events yang datang pada hidup mereka.

Jadi, sesederhana itu rahasia si Untung. Ternyata semua orang juga bisa
beruntung. Termasuk Anda.

Siap mulai menjadi si Untung?

First Open Your Mind and Enjoy Your Life.

Unconditional Love

From : Yessy, Sastra Inggris 2000
Source : BKM - Buletin Komunitas Mudika Edisi Oktober 2008
Lima tahun usia pernikahanku dengan Ellen sungguh masa yang sulit.
Semakin hari semakin tidak ada kecocokan diantara kami. Kami
bertengkar karena hal-hal kecil. Karena Ellen lambat membukakan pagar
saat aku pulang kantor. Karena meja sudut di ruang keluarga yang ia
beli tanpa membicarakannya denganku, bagiku itu hanya membuang uang
saja.

Hari ini, 27 Agustus adalah ulang tahun Ellen. Kami bertengkar pagi
ini karena Ellen kesiangan membangunkanku. Aku kesal dan tak
mengucapkan selamat ulang tahun padanya, kecupan di keningnya yang
biasa kulakukan di hari ulang tahunnya tak mau kulakukan. Malam
sekitar pukul 7, Ellen sudah 3 kali menghubungiku untuk memintaku
segera pulang dan makan malam bersamanya, tentu saja permintaannya
tidak kuhiraukan.

Jam menunjukkan pukul 10 malam, aku merapikan meja kerjaku dan
beranjak pulang. Hujan turun sangat deras, sudah larut malam tapi
jalan di tengah kota Jakarta masih saja macet, aku benar-benar dibuat
kesal oleh keadaan. Membayangkan pulang dan bertemu dengan Ellen
membuatku semakin kesal!
Akhirnya aku sampai juga di rumah pukul 12 malam, dua jam perjalanan
kutempuh yang biasanya aku hanya membutuhkan waktu 1 jam untuk sampai
di rumah.

Kulihat Ellen tertidur di sofa ruang keluarga. Sempat aku berhenti di
hadapannya dan memandang wajahnya. "Ia sungguh cantik" kataku dalam
hati, "Wanita yang menjalin hubungan denganku selama 7 tahun sejak
duduk di bangku SMA yang kini telah kunikahi selama 5 tahun, tetap
saja cantik". Aku menghela nafas dan meninggalkannya pergi, aku ingat
kalau aku sedang kesal sekali dengannya.

Aku langsung masuk ke kamar. Di meja rias istriku kulihat buku itu,
buku coklat tebal yang dimiliki oleh istriku. Bertahun-tahun Ellen
menulis cerita hidupnya pada buku coklat itu. Sejak sebelum menikah,
tak pernah ia ijinkan aku membukanya. Inilah saatnya! Aku tak
mempedulikan Ellen, kuraih buku coklat itu dan kubuka halaman demi
halaman secara acak.

14 Februari 1996. Terima kasih Tuhan atas pemberianMu yang berarti
bagiku, Vincent, pacar pertamaku yang akan menjadi pacar terakhirku.

Hmm… aku tersenyum, Ellen yakin sekali kalau aku yang akan menjadi suaminya.

6 September 2001, Tak sengaja kulihat Vincent makan malam dengan
wanita lain sambil tertawa mesra. Tuhan, aku mohon agar Vincent tidak
pindah ke lain hati.

Jantungku serasa mau berhenti...

23 Oktober 2001, Aku menemukan surat ucapan terima kasih untuk
Vincent, atas candle light dinner di hari ulang tahun seorang wanita
dengan nama Melly. Siapakah dia Tuhan? Bukakanlah mataku untuk apa
yang Kau kehendaki agar aku ketahui…

Jantungku benar-benar mau berhenti. Melly, wanita yang sempat dekat
denganku disaat usia hubunganku dengan Ellen telah mencapai 5 tahun.
Melly, yang karenanya aku hampir saja mau memutuskan hubunganku dengan
Ellen karena kejenuhanku. Aku telah memutuskan untuk tidak bertemu
dengan Melly lagi setelah dekat dengannya selama 4 bulan, dan
memutuskan untuk tetap setia kepada Ellen. Aku sungguh tak menduga
kalau Ellen mengetahui hubunganku dengan Melly.

4 Januari 2002, Aku dihampiri wanita bernama Melly, Ia menghinaku dan
mengatakan Vincent telah selingkuh dengannya. Tuhan, beri aku kekuatan
yang berasal daripadaMu.

Bagaimana mungkin Ellen sekuat itu, ia tak pernah mengatakan apapun
atau menangis di hadapanku setelah mengetahui aku telah
menghianatinya. Aku tahu Melly, dia pasti telah membuat hati Ellen
sangat terluka dengan kata-kata tajam yang keluar dari mulutnya.
Nafasku sesak, tak mampu kubayangkan apa yang Ellen rasakan saat itu.

14 Februari 2002, Vincent melamarku di hari jadi kami yang ke-6. Tuhan
apa yang harus kulakukan? Berikan aku tanda untuk keputusan yang harus
kuambil.

14 Februari 2003, Hari minggu yang luar biasa, aku telah menjadi
Nyonya Alexander Vincent Winoto. Terima kasih Tuhan!

18 Juli 2005, Pertengkaran pertama kami sebagai keluarga. Aku harap
aku tak kemanisan lagi membuatkan teh untuknya. Tuhan, bantu aku agar
lebih berhati-hati membuatkan teh untuk suamiku.

7 April 2006, Vincent marah padaku, aku tertidur pulas saat ia pulang
kantor sehingga ia menunggu di depan rumah agak lama. Seharian aku
berada mall mencari jam idaman Vincent, aku ingin membelikan jam itu
di hari ulang tahunnya yang tinggal 2 hari lagi. Tuhan, beri kedamaian
di hati Vincent agar ia tidak marah lagi padaku, aku tak akan tidur di
sore hari lagi kalau Vincent belum pulang walaupun aku lelah.

Aku mulai menangis, Ellen mencoba membahagiakanku tapi aku malah
memarahinya tanpa mau mendengarkan penjelasannya. Jam itu adalah jam
kesayanganku yang kupakai sampai hari ini, tak kusadari ia
membelikannya dengan susah payah.

15 November 2007, Vincent butuh meja untuk menaruh kopi di ruang
keluarga, dia sangat suka membaca di sudut ruang itu. Tuhan, bantu aku
menabung agar aku dapat membelikan sebuah meja, hadiah Natal untuk
Vincent.

Aku tak dapat lagi menahan tangisanku, Ellen tak pernah mengatakan
meja itu adalah hadiah Natal untukku. Ya, ia memang membelinya di
malam Natal dan menaruhnya hari itu juga di ruang keluarga.

Aku sudah tak sanggup lagi membuka halaman berikutnya. Ellen sungguh
diberi kekuatan dari Tuhan untuk mencintaiku tanpa syarat. Aku berlari
keluar kamar, kukecup kening Ellen dan ia terbangun… "Maafkan aku
Ellen, Aku mencintaimu, Selamat ulang tahun…"

-------------------------------------------------------------------------------------

Jika manusia bisa mencintai pasangannya tanpa syarat. Bayangkan,
bagaimana besarnya cinta Tuhan kepada kita yang adalah ciptaanNya…
anakNya… sahabatNya… saudaraNya… sehingga Ia memberikan AnakNya yang
kekasih untuk mati di kayu salib bagi kita.


Yoh 3:16 "Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia
telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang
percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal"

Thursday, October 16, 2008

Kisah Cek A Cong....

Ini sebuah kisah nyata yang menarik dan menyentuh. Ada seorang laki-laki paruh baya, umur 50 tahunan. Ia dipanggil A Cong (Ah Chong, ejaan inggrisnya). Miskin, tetapi jujur dan tekun.

Kejujuran dan ketekunan itu mendapat perhatian seorang pemilik toko material di daerah Glodok, Pinangsia, Jakarta. A Cong diangkat menjadi CEO (chief exec.officer) atau penanggung jawab penuh toko tersebut. Usaha material itu meraup sukses luar biasa. Sedemikian sibuknya A Cong di toko itu melayani pembeli, sampai ia tak sempat makan dengan teratur. Bahkan tidak jarang ia makan sambil tetap melayani.

Tetapi, di tengah kesibukannya, setiap jam 12 siang ia menyempatkan diri berlari ke sebuah gereja di dekat situ. Dan itu ia lakukan tiap hari, sudah lebih dari tiga setengah tahun.
Sampai pada suatu hari kecurigaan seorang pastor memuncak...!

Ia telah memperhatikan dan mengamati fenomena aneh ini di gerejanya. A Cong datang di pintu gereja, hanya berdiri saja, membuat tanda alib, lalu segera bablas lagi.

Ritual itu setia dilakukan A Cong, tiap-tiap hari, itu-itu saja.
Adakah udang di balik batu???

Jangan2... Romo yang penasaran itu mencari kesempatan menghadang si A Cong, dan bertanya tanpa basa-basi lagi : "Maaf, Cek... (panggilan enghormat bagi laki2 Tionghoa), kenapa Encek saben hari datang jam 12 begini, cuman berdiri aja di pintu, bikin tanda salib, terus cepet2 pergi?"

Kaget, si A Cong menjawab tersipu: "Hah?!...

Lomo, owe ini olang sibuk, owe punya waktu seliki, tapi owe seneng dateng kemali."

Jelas, Romo belum puas dan terus mendesak: Emangnya apa yang Encek lakukan di pintu gereja gitu?"

Jawab A Cong dengan polos: "Ngga ada apa2. Benel Owe cuman bilang ini doang: Tuhan Yesus, ini owe, A Cong. …uuudah!"

Terbengong, hanya "Oh....!" yang bisa dilontarkan sang Romo. Dan A Cong pun bergegas kembali ke tokonya.

Pada suatu hari A Cong sakit parah karena super sibuk dan makan sekenanya, tidak teratur. Komplikasi penyakitnya cukup berat sehingga ia dilarikan ke rumah sakit. A Cong bukan orang kaya, maka ia menempati kamar kelas 3, satu kamar dihuni 8 orang pasien. Sejak masuknya A Cong, kamar itu menjadi ceria, penuh canda tawa.Tak terasa
3 bulan sudah A Cong dirawat. Ia pun sembuh dan diperbolehkan pulang.

Ia gembira, tentunya, tetapi teman2 sekamarnya bersedih. Selama dirawat itu, semua sesama pasien dihiburnya. A Cong setiap pagi menghampiri teman2 pasiennya, satu per satu, dan menanyakan keadaan masing2. Sayang, sekarang A Cong harus pulang dan kamar itu akan kembali sunyi.

Akhirnya salah seorang sesama pasien mencoba bertanya: "Eh Cek A Cong, mau nanya nih. Kenapa sih Encek begitu gembira, dan selalu gembira, padahal penyakit Encek'kan serius?"

Acong tercenung dan menjawab "saben ali yam lua welas, yah, ada olang laki lambut gondlong dateng, megang kaki saya, dia bilang: A Cong, ini aku, Yesus Kristus. Gimana owe nggak seneng, coba..."

Moral of the story : Sesibuk-sibuknya kita, Sisihkan waktumu, untuk bersama Tuhan, ..

Jangan Menyerah - Pelajaran dari Pakis Dan Bambu



Alkisah, tersebutlah seorang pria yang putus asa dan ingin meninggalkan segalanya. Meninggalkan pekerjaan, hubungan, dan berhenti hidup. Ia lalu pergi ke hutan untuk bicara
yang terakhir kalinya dengan Tuhan Sang Maha Pencipta.
"Tuhan," katanya. "Apakah Tuhan bisa memberi saya satu alasan yang baik untuk
jangan berhenti hidup dan menyerah ?"

Jawaban Tuhan sangat mengejutkan.
"Coba lihat ke sekitarmu. Apakah kamu melihat pakis dan bambu ?".

"Ya," jawab pria itu.

"Ketika menanam benih pakis dan benih bambu, Aku merawat keduanya
secara sangat baik. Aku memberi keduanya cahaya. Memberikan air. Pakistumbuh cepat di bumi. Daunnya yang hijau segar
menutupi permukaan tanah hutan. Sementara itu, benih bambu tidak
menghasilkan apapun. Tapi Aku tidak menyerah.

"Pada tahun kedua, pakis tumbuh makin subur dan banyak, tapi belum ada juga yang muncul dari benih bambu. Tapi Aku tidak menyerah. "

"Di tahun ketiga, benih bambu belum juga memunculkan sesuatu. Tapi Aku tidak menyerah. "

"Di tahun ke-4, masih juga belum ada apapun dari benih bambu. Aku tidak menyerah," kataNya.
"Di tahun kelima, muncul sebuah tunas kecil. Dibanding dengan pohon pakis, tunas itu tampak kecil dan tidak bermakna. Tapi 6 bulan kemudian, bambu itu menjulang sampai 100 kaki.
Untuk menumbuhkan akar itu perlu waktu 5 tahun. Akar ini membuat
bambu kuat dan memberi apa yang diperlukan bambu untuk bertahan hidup.

"Aku tak akan memberi cobaan yang tak sangup diatasi ciptaan-Ku, "kata Tuhan kepada pria itu. "Tahukah kamu, anak-Ku, di saat menghadapi semua kesulitan dan perjuangan berat ini,
kamu sebenarnya menumbuhkan akar-akar?"

"Aku tidak meninggalkan bambu itu. Aku juga tak akan meninggalkanmu."
"Jangan membandingkan diri sendiri dengan orang lain," kata Tuhan.

"Bambu mempunyai tujuan yang beda dengan pakis. Tapi keduanya membuat hutan menjadi
indah."
"Waktumu akan datang. Kamu akan menanjak dan menjulang tinggi."

"Saya akan menjulang setinggi apa ?" tanya pria itu.

"Setinggi apa pohon bambu bisa menjulang?" tanya Tuhan
"Setinggi yang bisa dicapainya," jawab pria itu.
"Ya, benar! Agungkan dan muliakan nama-Ku dengan menjadi terbaik, meraih yang tertinggi sesuai kemampuanmu," kata Tuhan.
Pria itu lalu meninggalkan hutan dan mengisahkan pengalaman hidup yang berharga ini.



Sumber : milis tetangga...

Pengirim : Sony, Informatika, 2001

Doa Novena Tiga Salam Maria

Bunda Maria, Perawan yang berkuasa, bagimu tidak ada sesuatu yang tak mungkin, karena kuasa yang dianugerahkan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa kepadamu. Dengan sangat aku mohon pertolonganmu dalma kesulitanku ini, janganlah hendaknya engkau meninggalkan aku, sebab aku yakin engkau pasti dapat menolong, meski dalam perkara yang sulit, yang sudah tidak ada harapannya, engkau tetap menjadi pengantara bagi Puteramu.

Baik keluhuran Tuhan, penghormatanku kepadamu maupun keselamatan jiwaku akan bertambah seandainya engkau sudi mengabulkan segala permohonanku ini. Karenanya, kalau permohonanku ini benar-benar sesuai dengan kehendak Puteramu, dengan sangat aku moho, o Bunda, sudilah meneruskan segala permohonanku ini ke hadirat Puteramu, yang pasti tak akan menolakmu.

Pengharapanku yang besar ini, berdasarkan atas kuasa yang tak terbatas yang dianugerahkan oleh Allah Bapa kepadamu. Dan untuk menghormati besarnya kuasamu itu, aku berdoa bersama dengan St.Mechtildis yang kau bertahukan tentang kebaikan doa "Tiga Salam Maria", yang sangat besar manfaatnya itu.

(Salam Maria........3x)
Perawan Suci yang disebut Tahta Kebijaksanaan, karena Sabda Allah tinggal padamu, engkau dianugerahi pengetahuan Ilahi yang tak terhingga oleh Puteramu, sebagai makhluk yang paling sempurna untuk dapat menerimanya.

Engkau tahu betapa besar kesulitan yang kuhadapin ini, betapa besar pengharapanku akan pertolonganmu. Dengan penuh kepercayaan akan tingginya kebijaksanaanmu, aku menyerahkan diri seutuhnya kepadamu, supaya engkau dapat mengatur dengan segala kesanggupan dan kebaikan budi, demi keluhuran Tuhan dan keselamatan jiwaku. Sudilah kiranya Bunda dapat menolong dengan segala cara yang paling tepat untuk terkabulnya permohonanku ini.

O Maria, Bunda Kebijaksanaan Ilahi, sudilah kiranya Bunda berkenan mengabulkan permohonanku yang mendesak ini. Aku memohon berdasarkan atas kebijaksanaanmu yang tiada bandingnya, yang dikaruniakan oleh Puteramu melalui Sabda Ilahi kepadamu.

Bersama dengan St. Antonius dari Padua dan St. Leonardus dari Porto Mauritio, yang rajin mewartakan tentang devosi "Tiga Salam Maria" aku berdoa untuk menghormati kebijaksanaanmu yang tiada taranya itu

(Salam Maria........3x)
O Bunda yang baik dan lembut hati, Bunda Kerahiman Sejati yang akhir-akhir ini disebut sebagai "Bunda yang penuh belas kasih", aku datang padamu, memohon dengan sangat, sudilah kiranya Bunda memperlihatkan belas kasihmu kepadaku. Makin besar kepapaanku, makin besar pula belas kasihmu kepadaku.

Aku tahu, bahwa aku tidak pantas mendapat karunia itu. Sebab seringkali aku menyedihkan hatimu dengan menghina Puteramu yang kudus itu. Betapapun besarnya kesalahanku, namun aku sangat menyesal telah melukai Hati Kudus Yesus dan hatikudusmu.

Engkau memperkenalkan diri sebagai "Bunda para pendosa yang bertobat" kepada St. Brigita, maka ampunilah kiranya segala kurang rasa terima kasihku padamu. Ingatlah akan keluhuran Puteramu saja serta kerahiman dan kebaikan hatimu yang terpancar dengan mengabulkan permohonanku ini melalui perantaraan Puteramu.

O Bunda, Perawan yang penuh kebaikan serta lembut dan manis, belum pernah ada orang yang datang padamu dan memohon pertolongamu engkau biarkan begitu saja. Atas kerahiman dan kebaikanmu, aku berharap dengan sangat, agar aku dianugerahi Roh Kudus. Dan demi keluhuranmu, bersama St. Alfonsus Ligouri, rasul kerahimanmu serta pengajar devosi "Tiga Salam Maria", aku berdoa untuk menghormati kerahimanmu dan kebaikanmu.

(Salam Maria........3x)

Catatan Tambahan

* Sebaiknya ditambahkan doa: "Bunda Maria, Bunda yang baik dan murah hati, jauhkanlah (diriku, dia, kami) dari dosa berat"
* Jika permohonan anda mengenai perkara besar dan penting, hendaklah melakukan novena ini tiga kali berturut-turut
* Berjanjilah pada Bunda Maria:
o Setiap pagi dan sore setia berdoa "Salam Maria"
o Mengumumkannya kalau permohonan anda itu telah dikabulkan, sebagai tanda terima kasih dan penghormatan kepada Bunda Maria yang tersuci.


Sumber : http://www.gerejakatolik.net/devosi/ntsm.htm

Pengirim : Sony, Informatika, 2001

Bagian Tubuh Terpenting

Ibuku selalu bertanya padaku apa bagian tubuh yang paling penting.

Bertahun-tahun, aku selalu menebak dengan jawaban yang aku anggap benar.


Ketika aku muda, aku pikir suara adalah yang paling penting bagi kita sebagai manusia, jadi aku jawab, "Telinga, Bu."

Jawabnya, "Bukan. Banyak orang yang tuli. Tapi, teruslah memikirkannya dan aku menanyakanmu lagi nanti."




Beberapa tahun kemudian sebelum dia bertanya padaku lagi. Sejak jawaban pertama, kini aku yakin jawaban kali ini pasti benar. Jadi, kali ini aku memberitahukannya,
"Bu, penglihatan sangat penting bagi semua orang, jadi pastilah mata kita."

Dia memandangku dan berkata, "Kamu belajar dengan cepat, tapi jawabanmu masih salah karena banyak orang yang buta."


Gagal lagi, aku meneruskan usahaku mencari jawaban baru dan dari tahun ke tahun, Ibu terus bertanya padaku beberapa kali dan jawaban dia selalu,
"Bukan. Tapi, kamu makin pandai dari tahun ke tahun, anakku."


Akhirnya tahun lalu, kakekku meninggal.
Semua keluarga sedih. Semua menangis.
Bahkan, ayahku menangis.
Aku sangat ingat itu karena itulah saat kedua kalinya aku melihatnya menangis.
Ibuku memandangku ketika tiba giliranku untuk mengucapkan selamat tinggal pada kakek.


Dia bertanya padaku, "Apakah kamu sudah tahu apa bagian tubuh yang paling penting, sayang?"

Aku terkejut ketika Ibu bertanya pada saat seperti ini. Aku sering berpikir, ini hanyalah permainan antara Ibu dan aku.

Ibu melihat kebingungan di wajahku dan memberitahuku,
"Pertanyaan ini penting. Ini akan menunjukkan padamu apakah kamu sudah benar-benar 'hidup'. Untuk semua bagian tubuh yang kamu beritahu padaku dulu, aku selalu berkata kamu salah dan aku telah memberitahukan kamu kenapa. Tapi, hari ini adalah hari di mana kamu
harus belajar pelajaran yang sangat penting."


Dia memandangku dengan wajah keibuan.
Aku melihat matanya penuh dengan air mata.
Dia berkata, "Sayangku, bagian tubuh yang paling penting adalah bahumu."

Aku bertanya, "Apakah karena fungsinya untuk menahan kepala?"

Ibu membalas, "Bukan, tapi karena bahu dapat menahan kepala seorang teman atau orang yang kamu sayangin ketika mereka menangis.
Kadang-kandang dalam hidup ini, semua orang perlu bahu untuk menangis.
Aku cuma berharap, kamu punya cukup kasih sayang dan teman-teman agar kamu selalu punya bahu untuk menangis kapan pun kamu membutuhkannya. "

Akhirnya, aku tahu, bagian tubuh yang paling penting adalah tidak menjadi orang yang mementingkan diri sendiri. Tapi, simpati terhadap penderitaan yang dialamin oleh orang lain.


Orang akan melupakan apa yang kamu katakan...
Orang akan melupakan apa yang kamu lakukan...

Tapi, orang TIDAK akan pernah lupa bagaimana kamu membuat mereka berarti.


GOD Bless U.

Sumber : Klinik Rohani

Pengirim: Sony, Informatika, 2001

Tuesday, October 14, 2008

Kristen Kejepit

Ada seorang ibu yang hampir mati, tergeletak di tempat tidur. Nafasnya hanya
tinggal sepenggal-penggal. Saat itu, Ibu tersebut sudah tidak dapat membuka
mulutnya untuk berbicara, dan juga sudah pulas karena obat-obatan, infus,
dan peralatan mesin yang membantu nafasnya.

Pada saat yang gawat itu, saya sedang melayani di luar kota. Salah satu
adiknya menghubungi saya dengan nada cemas. Turun dari pesawat saya segera
meluncur ke rumah sakit dan melayani keluarga ini. Dari keterangan keluarga
didapati bahwa ibu tersebut berkeras hati tidak mau menerima Tuhan, yang
dilakukan dan dipikirkan hanya uangggg melulu. Keadaannya kritis, hatinya
pahit, masih memendam banyak dendam terhadap anak-anak lelakinya yang di
luar negeri, dan tetangga-tetanggany a. Detak jantungnya sudah sangat
menurun, alat bantu dipasang sana sini untuk membantu pernafasannya dan
organ tubuhnya yang lemah. Sudah beberapa hari ibu ini tidak dapat membuka
mulutnya atau matanya, tetapi pada saat saya memintanya untuk mengulangi
kata-kata saya untuk mengundang Yesus, kami melihat bibirnya bergerak,
dengan sekuat tenaga kelihatanya Ibu tersebut membuka mulutnya menirukan doa
saya. Dia menerima Yesus di akhir hidupnya! Anak-anak dan suaminya menangis
bahagia. Beberapa hari kemudian, beliau dipanggil Tuhan.
Tetapi banyak kasus yang akhirnya tidak demikian, mereka sudah terlalu
terlambat – maksudnya di saat mereka memanggil seorang pelayan Tuhan, orang
yang sekarat itu tidak dapat lagi berkomunikasi, tidak tahu apa yang
diucapkan pendeta/pastur, karena dia sudah pikun. Betapa malangnya jika
orang hanya memanggil pendeta/pastur pada saat-saat yang dibutuhkan. Mereka
mengira bahwa pendeta/pastur hanya dibutuhkan pada saat-saat kejepit. Entah
pasnya judulnya Pendeta/Pastur (untuk pelayanan) Kejepit atau Kristen (tipe
jemaat) Kejepit.

Betapa banyaknya orang yang menjepitkan diri, bukan hanya orang yang di
ujung kematian, tetapi orang-orang yang menyandang KTP Kristen/Katolik umum:

1. Pengantin: karena terjepit harus dinikahkan, mereka datang ke gereja
untuk minta tolong pak pendeta/pastur. Kebanyakan kasusnya karena hamil di
luar nikah, lalu dinikahkan di gereja; berhubung peraturan pihak pengadilan
tidak mau mengeluarkan surat nikah resmi sebelum disahkan oleh lembaga
gereja, untuk itu mereka kejepit harus datang ke gereja.

2. Kaum profesi: datang berbondong-bondong ke gereja dan menemui pelayan
Tuhan karena mengalami krisis kejepit ekonomi, stress, gangguan,
keterpurukan, kelemahan bidang usaha, terlilit hutang piutang.

3. Kristen Agamawi: mondar-mandir kesana kemari mengikuti semua acara
dimana-mana, walaupun tidak kejepit namun aktivitas yang baik seperti itu
tidak membawa seseorang diselamatkan.

4. Doktrin gereja, pentahbisan, praktek-praktek religius tidak membuat orang
percaya atau pemuka-pemuka gereja mengenal betul apa yang dibutuhkan bagi
jiwa.

5.Perasaan-perasaan : sukacita meluap-luap setelah keluar dari pertemuan
rohani, mimpi-mimpi yang ditawarkan rohaniawan dan dibayang-bayangkan tiap
individu, walaupun masing-masing memiliki landasan harapan yang dijanjikan,
tetapi perasaan-perasaan sementara tidak dapat mewakili hubungan kekal.

Kisah di bawah ini tidak melenceng dengan contoh-contoh di atas. Yoab,
panglima perang raja Saul yang hanya tahu sedikit mengenai agama dan tidak
mengerti benar arti sebuah mezbah Tuhan; ketika dia merasa bahwa saat
kematiannya sudah di ambang pintu, dia berlari ke kemah Tuhan untuk memegang
tanduk-tanduk mezbah. Orang yang selama hidupnya tidak berhubungan dengan
kerohanian, tiba-tiba dalam keadaan darurat menjelang kematiannya berlari ke
hal/alat/ sesuatu yang dipikirnya dapat menyelamatkannya.

Ketika kabar itu sampai kepada Yoab--memang Yoab telah memihak kepada
Adonia, sekalipun ia tidak memihak kepada Absalom--maka larilah Yoab ke
kemah TUHAN, lalu memegang tanduk-tanduk mezbah. Kemudian diberitahukanlah
kepada Salomo, bahwa Yoab sudah lari ke kemah TUHAN, dan telah ada di
samping mezbah. Lalu Salomo menyuruh Benaya bin Yoyada: "Pergilah, pancung
dia." Benaya masuk ke dalam kemah TUHAN serta berkata kepadanya: "Beginilah
kata raja: Keluarlah." Jawabnya: "Tidak, sebab di sinilah aku mau mati."
Lalu Benaya menyampaikan jawab itu kepada raja, katanya: "Beginilah kata
Yoab dan beginilah jawabnya kepadaku." Kata raja kepadanya: "Perbuatlah
seperti yang dikatakannya; pancunglah dia dan kuburkanlah dia; dengan
demikian engkau menjauhkan dari padaku dan dari pada kaumku noda darah yang
ditumpahkan Yoab dengan tidak beralasan. 1 Raja 2:28-31

Ada jutaan Kristen kejepit di dunia ini, mereka sama: berseru kepada Tuhan
hanya pada saat hampir mati, susah, menghadapi persoalan, tidak punya uang.
Tetapi tentunya kita berusaha untuk tidak masuk bilangan kejepit, kita harus
tetap mencintai Tuhan kita apa pun keadaannya, susah atau senang, sehat atau
sakit, kaya atau miskin, sampai selama-lamanya.
Ada seorang Irlandia yang sangat miskin yang hendak dihukum mati karena
dituduh melakukan pembunuhan. Namun seorang dokter bernama Dr. Doddridge
yakin bahwa orang itu tidak bersalah sama sekali dalam kasus pembunuhan yang
dituduhkan, sehingga ia berusaha mati-matian membela kasusnya dan membayar
dengan harga yang sangat tinggi sampai orang Irlandia itu dibebaskan.
Selanjutnya diketahui bahwa tidak ada yang lebih menyentuh daripada
pernyataan yang diungkapkan olehnya kepada sang penyelamat nyawanya: “Setiap
tetesan darah saya berterimakasih padamu, sebab dengan kasih engkau telah
menyelamatkan tiap tetesan itu. Engkau adalah pembebasku, dan engkau
memiliki setiap hak terhadap hidupku. Jika aku hidup, hidupku menjadi
kepemilikanmu, dan aku akan menjadi hamba yang setia seumur hidupku.”

Bukankah kita seharusnya memberikan pernyataan seperti orang Irlandia ini,
menyerahkan hak hidup kita kepada Sang Penebus kita dari kematian kekal?
Bukan sebagai Kristen kejepit, tetapi menyerahkan seluruh hidup sebagai
pengabdian.

sumber: milis tetangga
GBU

Penngirim : Yessy, Sastra Inggris, 2000

Friday, October 10, 2008

"Irihatikah Engkau"?

oleh: P. Gregorius Kaha, SVD

Realita yang Membingungkan

Peristiwa pembagian zakat di Pasuruan yang memakan korban 21 orang tewas, dirasakan oleh banyak pihak sebagai sebuah ironi atas kemanusiaan. Demi duapuluh ribu rupiah, nyawa sama sekali tidak diperhitungkan; atau kalau kematian itu punya “Yang di atas”, pertanyaannya mengapa rasanya begitu sederhana? Jalan Tuhan, memang sulit dipahami.

Ada yang kadang bertanya kepada Tuhan, mengapa seorang diberi jabatan tertentu, padahal orangnya dianggap tidak pantas untuk hal itu? Orang yang lebih mampu, lebih pintar, lebih suci, lebih benar dalam banyak hal; orang sudah berusaha, sudah melakukan ini dan itu dengan jujur, tetapi semuanya seakan tidak dipedulikan Tuhan. Di sisi lain, teman / tetangga kita yang jelas-jelas malas, jahat dan suka konflik, hidup di bawah penderitaan orang lain dengan merampok dan mencuri, dengan menipu dan korupsi, hidup berkecukupan dan bermewah-mewah. Bahkan ada orang yang berjuang menyelesaikan studi dengan susah payah, dengan nilai yang luar biasa, tetapi akhirnya mendapat pekerjaan yang tidak sepadan; sebaliknya orang yang prestasi akademiknya pas-pasan justru terus mendapat promosi jabatan yang enak dan menyenangkan. Masih ada banyak contoh lain yang membuat kita kadang terheran-heran dengan warna-warni kehidupan ini.

Memang realita kehidupan yang kita jumpai kadang membuat kita bingung, apalagi kalau dihubungkan dengan keadilan dan rencana Tuhan dalam hidup manusia. Akal sehat manusia pun kadang sulit mencerna dan memahami.


Pendekatan: Ukuran Manusia Berbeda dengan Ukuran Tuhan

Matius Penginjil menulis realita ini dalam perumpamaan tentang “orang upahan dan kebun anggur”. Para pekerja upahan itu bekerja atas dasar kesepakatan, tetapi dengan jam yang berbeda-beda. Ketika tiba waktu pembagian upah, semua mereka menerima upah yang sama. Pekerja upahan yang datang lebih awal mengajukan protes keras. Sebenarnya kita bisa mengerti mengapa mereka protes. Sebab waktu kerja atau jam kerja tidak sama; rasanya tidak adil karena jam kerja mereka jauh lebih panjang dari mereka yang datang akhir. Walau demikian jawaban tuan yang mengupah mereka sangat mengejutkan “Irihatikah engkau, karena Aku murah hati?”

Jalan-jalan Tuhan jauh melampaui jalan-jalan manusia; pikiran-pikiran Tuhan jauh melampaui pikiran-pikiran manusia. Manusia cenderung mengatur segalanya dengan hukum dan peraturan, tetapi Allah justru dengan belas kasih dan kemurahan.

Kadang kita menghitung-hitung di hadapan Allah segala kebaikan yang telah kita lakukan, berapa banyak doa yang sudah kita daraskan, bahkan kita juga melaporkan kepada Tuhan bahwa kita sudah berjuang untuk tidak berdosa lagi; kemudian kita seolah-olah minta upah atau hak istimewa (= lebih) dari yang lain. Kalau tidak, kita kecewa dan marah pada Tuhan; kalau tidak, kita rasa Tuhan tidak adil pada kita. Kita sangat sering lupa akan satu hal yang utama, yakni siapa manusia itu di hadapan Tuhan hingga ia berani menuntut? Manusia diciptakan Tuhan dan ia berada di bawah kuasa dan rencana Tuhan.

“Rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalan-Ku bukanlah jalanmu,”; kata-kata Tuhan ini hendak mengajak manusia kembali kepada kesadaran awal:

Pertama, manusia diciptakan Tuhan maka penyerahan diri secara total kepada Allah adalah komitmen yang harus terus dibangun. Penyerahan diri secara total itu justru ketika manusia “mengurangi dominasi otak” atas pengalaman hidupnya dan belajar melihat dengan kacamata iman pengalaman keseharian itu.

Kedua, sering kali kita memiliki cara kita sendiri untuk menilai orang lain dan kadang penilaian itu justru membuat kita iri dan picik. Apalagi kalau penilaian itu dibungkus dengan sikap angkuh atau sombong.

Ketiga, sikap tepat dalam menghadapi “berkat dari Tuhan” (baik untuk diri maupun orang lain) adalah bersyukur. Iri hati akan mendatangkan kematian, apalagi tidak ada satu alasanpun yang membuat kita iri pada Tuhan. Tuhan menggunakan ukuran belas kasih dan kemurahan; sedangkan kita, ukuran apakah yang kita gunakan untuk iri hati? Selamat merenung.

Dikutip dari
YESAYA: www.indocell.net/yesaya
Pengirim : Marcel, Informatika 2001