Sunday, February 15, 2009

KONVENAS MUDA-MUDI ke-III THE RENEWAL IS YOU

Jika ada yang bertanya, gimana Konvenasnya di Bali? Selalu jawabannya satu yang saya berikan. Yaitu, “dahsyat!!.” Konvenas tahun ini yang berlangsung di Denpasar Bali dari tanggal 13-16 November sungguh merupakan pengalaman yang sangat mengesankan bagi kami semua peserta konvenas dari berbagai provinsi di nusantara ini. Pengalaman yang membuat kami tak kan melupakan pada saat anak-anak muda Katolik di Indonesia merasakan kehadiran Tuhan masuk dalam setiap pribadi dan memberikan semangat yang baru dalam pelayanannya masing-masing.

Dalam konvenas kali ini, peserta dari surabaya mencapai 35 orang dari berbagai komunitas yang ada di Surabaya. Untuk perjalanan ke pulau Bali kami membagi rombongan menjadi dua kelompok besar. Yang berangkat dari 2 tempat yang berbeda. Kami menggunakan mobil sebagai sarana transportasi untuk perjalanan ini. Waktu yang di perlukan dari Surabaya sampai ke Denpasar kami tempuh dalam waktu ± 10 Jam. 10 jam merupakan waktu yang cukup panjang dan melelahkan untuk perjalanan ini tapi kami tetap semangat karena selalu menantikan Denpasar tempat konvenas berlangsung.

Hari I

Sesampainya di Hotel Grand Santhi tempat pelaksanaan konvenas ini, kami mendapatkan sambutan yang ramah dari para panitia yang membuat rasa capek kami sedikit terangkat. Setelah sambutan yang menyejukkan ini kami harus mengadakan gladi bersih untuk acara pembukaan konvenas pada sore harinya dikarenakan penanggung jawab acara pembukaan konvenas diserahkan kepada perwakilan dari Surabaya.

Pada acara pembukaan dimulai dengan puji-pujian kemudian dilanjutkan dengan misa pembukaan. Misa pembukaan ini dibawakan dengan meriah oleh 7 orang romo dari berbagai daerah di Indonesia. Setelah misa berakhir dilanjutkan dengan makan malam dan ceramah umum yang dibawakan oleh Bpk Joseph Tedjaindra. Kemudian acara hari pertama ditutup dengan doa syafaat bersama.

Hari II

Hari kedua kami dimulai pukul setengah 8 pagi dengan misa Ekaristi yang dibawakan oleh uskup Surabaya. Kemudian dilanjutkan dengan ceramah umum yang dibawakan oleh Collin Calmiano (India) dan Mgr. Vincentius Sutikno. Dalam ceramah yang diberikan oleh Mgr, kita diingatkan kembali agar jangan menjadi ‘orang asing’ di ‘rumah sendiri’. Ini dikatakan dikarenakan beliau melihat bahwa kadang kala umat karismatik Katolik melupakan ajaran-ajaran Katolik itu sendiri.

Berikutnya saat kami harus memasuki kelas-kelas pilihan yang telah kami tentukan pada hari sebelumnya. Ada 4 pilihan kelas yang ada, yaitu: kelas praise & worship, kelas team building, kelas pewarta, dan kelas leadership.

Hari III

Hari ini dimulai sama seperti hari kedua yakni dimulai dengan misa kudus dan dilanjutkan dengan 2 ceramah umum yang dibawakan oleh Bpk Arwianto dan Rm Adrian. Setelah itu lalu dilanjutkan dengan kelas-kelas kecil pada siang dan sore hari. Untuk malamnya kami mengadakan KRK bersama yang dipimpin oleh tim dari Jakarta. KRK ini sungguh hal yang paling berkesan selama saya mengikuti konvenas selama beberapa hari ini. Bagaimana tidak, setiap orang terlihat seperti kepenuhan Roh Kudus. Begitu semarak acara KRK ini sampai-sampai semua orang dalam ruangan ikut memuji, menari, berlompat bahkan berlari. Perasaan capek selama mengikuti konvenas yang super padat ini seakan tidak diperdulikan oleh para peserta, yang terus meminta agar KRK jangan diberhentikan walau jam sudah menunjukan tengah malam. Tapi akhirnya KRK malam itu harus selesai karena panitia dan peserta harus beristirahat untuk mempersiapkan konvenas pada hari terakhir besoknya.

Hari IV

Hari ini merupakan hari terakhir konvenas, hari dimana kita harus menyelesaikan semua pembekalan kita sehingga siap untuk kembali pada tiap-tiap keuskupan dimana kita melayani. Pada hari ini terdapat sesi final pada masing-masing kelas kecil. Untuk kelas pewarta para peserta diminta satu-persatu maju untuk latihan mewartakan didepan kelas. Setelah itu acara ini ditutup dengan misa penutup dan pengumuman kota tuan rumah konvenas berikutnya, yakni SURABAYA. Ya, Surabaya yang akan menjadi tuan rumah konvenas berikutnya pada tahun 2010 nanti. Akhirnya acara yang paling terakhir tiba, apalagi kalu bukan foto-foto yang luar biasa sulit diatur, tukar alamat email dan nomor handphone… serta ditambah ucapan: sampai jumpa di konvenas berikutnya di Surabaya


Penulis: Alex, Teknik Sipil 2004

No comments: