Tuesday, March 29, 2011

Berserah Diri

Salah satu pemimpin besar di abad ke dua puluh adalah Bill Bright, pendiri dari Campus Crusade. Melalui traktatnya yang berjudul ‘Empat Hukum Rohani’ dan film Yesus (yang telah disaksikan oleh lebih dari empat milyar orang), lebih dari 150 juta orang dimenangkan untuk Kristus.
Ketika ditanya bagaimana Allah memakai dia dengan begitu efektif, Bill menjawab, ‘Ketika saya masih seorang anak muda, saya membuat suatu kontrak dengan Allah. Secara literal saya menuliskan kontrak tersebut dan saya memberi tanda tangan dengan nama saya dibawahnya. Kontrak tersebut berbunyi, “Sejak hari ini dan seterusnya saya adalah seorang budak dari Yesus Kristus”.’
Bayangkan diri Anda dirantai seperti seorang budak dirantai ke sebuah dayung, dan saya harus mendayung sesuai dengan irama genderang dari nahkoda kapal sampai saya meninggal – itulah penyerahan diri! (Secara pribadi saya tidak menganggap bahwa contoh ini adalah contoh yang baik. Contoh ini hanya ingin menunjukkan bahwa tidak ada pilihan lain kecuali berserah diri).

Penyerahan diri tidak hanya merupakan cara terbaik untuk hidup – penyerahan diri adalah satu-satunya cara untuk hidup! Semua pendekatan lainnya berujung kepada rasa frustrasi. Alkitab menuliskan tentang penyerahan diri ‘…Itulah ibadahmu yang sejati (masuk akal)’ (Roma 12:1).
Saat-saat Anda yang paling bijaksana adalah saat-saat dimana Anda mengatakan ya untuk setiap tugas dari Allah. Seringkali dibutuhkan waktu bertahun-tahun, akan tetapi pada akhirnya Anda akan menemukan bahwa rintangan terbesar untuk menerima berkat Allah dalam hidup kita adalah diri kita sendiri. Anda tidak dapat memenuhi tujuanNya sementara Anda berfokus hanya kepada rencana-rencana dan kepentingan diri Anda sendiri. Apabila Allah ingin melakukan pekerjaanNya yang terbesar dalam hidup Anda, semua itu akan dimulai dengan penyerahan diri.

Oleh karena itu serahkanlah semuanya kepada Allah: penyesalan di masa lalu, masalah-masalah di masa kini, ambisi di masa yang akan datang, ketakutan-ketakutan Anda, kelemahan-kelemahan Anda, kebiasaan-kebiasaan Anda, penderitaan-penderitaan dan kesulitan-kesulitan Anda. Tempatkanlah Yesus di tempat juru mudi, dan lepaskanlah tangan Anda dari kendali kendaraan. Jangan takut; tidak ada sesuatu pun yang berada di bawah kendalinya akan mengalami lepas kendali. Berserah diri kepada Kristus, maka Anda akan dapat mengatasi semua yang terjadi dalam kehidupan Anda.

No comments: